LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Seorang warga Desa German, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari rumput pakan ternak, ditemukan meninggal dunia di Waduk Desa German, Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.
Korban diketahui berinisial TA (33). Sebelumnya, korban berpamitan kepada keluarganya pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB untuk mencari rumput di area persawahan menggunakan sepeda motor.
Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban tak kunjung kembali hingga waktu salat Jumat maupun sore hari.
“Sekitar pukul 16.00 WIB, orang tua korban bersama keluarga mulai melakukan pencarian di lokasi yang biasa digunakan korban mencari rumput di sekitar Waduk Desa German,” kata Hamzaid, Sabtu (20/6/2026).
Pencarian kemudian diperluas bersama warga sekitar. Pada pukul 18.00 WIB, keluarga menemukan sepeda motor milik korban tanpa pelat nomor beserta tumpukan rumput pakan ternak di tanggul sebelah barat waduk.
Meski pencarian dilakukan hingga malam hari, korban belum berhasil ditemukan. Keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sugio sekitar pukul 21.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Sugio AKP Jinanto bersama anggota kepolisian dan warga setempat melakukan pencarian hingga Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Upaya pencarian kemudian dilanjutkan bersama Tim BPBD Lamongan dan unsur terkait dengan menyisir area waduk.
“Hasilnya, pada Sabtu sekitar pukul 11.10 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengapung di tepi waduk,” ungkapnya.
Petugas kesehatan dari Puskesmas Sugio yang melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga memastikan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan TA yang sebelumnya dilaporkan hilang.
“Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar