MoU Kemnaker–Transjakarta Dibuka, Akses Kerja Sektor Transportasi Meluas

Jumat, 1 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah memperluas akses kerja di sektor transportasi publik. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menggandeng PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja, Kamis (30/4/2026).

Kerja sama ini menjadi langkah konkret menjawab kebutuhan tenaga kerja siap pakai di tengah pertumbuhan sektor transportasi yang terus meningkat. Bagi masyarakat, kebijakan ini membuka peluang kerja baru sekaligus jalur peningkatan keterampilan yang lebih terarah.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan, kolaborasi ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara pencari kerja dan kebutuhan industri.

“Tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga memastikan akses kerja semakin terbuka, khususnya di sektor transportasi yang berkembang pesat,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, Kemnaker akan mengoptimalkan program pelatihan vokasi, pemagangan nasional, serta layanan pasar kerja berbasis digital. Langkah ini dinilai penting untuk mengatasi persoalan klasik ketenagakerjaan, yakni ketidaksesuaian keterampilan dengan kebutuhan industri.

Selain itu, pemerintah juga mendorong sertifikasi kompetensi agar tenaga kerja memiliki standar yang diakui industri. Upaya ini sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja lokal di tengah persaingan pasar kerja yang semakin ketat.

Dari sisi perlindungan, Kemnaker menegaskan bahwa pekerja tetap harus mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan serta hubungan industrial yang sehat. Hal ini penting untuk menjaga keberlanjutan pekerjaan dan kesejahteraan pekerja.

Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza menambahkan, kolaborasi ini juga memperkuat integrasi informasi pasar kerja agar lebih mudah diakses masyarakat.

“Sinergi ini akan menghubungkan pencari kerja dengan peluang kerja yang lebih luas dan kredibel,” katanya.

Bagi publik, kerja sama ini berdampak langsung pada terbukanya lapangan kerja baru, peningkatan kualitas tenaga kerja, serta kemudahan akses informasi pekerjaan. Sektor transportasi publik pun diharapkan tidak hanya menjadi layanan mobilitas, tetapi juga penggerak ekonomi dan pencipta kesempatan kerja.

Dengan langkah ini, pemerintah menegaskan bahwa pembangunan transportasi tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia.

“Transportasi publik harus menjadi bagian dari solusi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Welfizon.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru