Musda Dekopinda Madiun Tegaskan Penguatan Koperasi dan UMKM Lokal

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Musda Dekopinda Kabupaten Madiun 2025 di Pendopo Muda Graha. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana Musda Dekopinda Kabupaten Madiun 2025 di Pendopo Muda Graha. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Madiun digelar di Pendopo Muda Graha pada Kamis (4/12/2025). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Madiun, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, jajaran Forkopimda, serta ratusan anggota koperasi dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam forum tersebut, peserta Musda sepakat memperluas sinergi antara koperasi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya terkait pengembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan akses pembiayaan yang lebih inklusif bagi UMKM lokal. Kesepakatan itu dinilai penting untuk menjawab kebutuhan ekonomi kerakyatan yang kian kompetitif.

Musda juga menetapkan Sarwana sebagai Ketua Dekopinda Kabupaten Madiun periode 2025–2030 melalui aklamasi. Ia menggantikan ketua sebelumnya dan diharapkan membawa energi baru bagi gerakan koperasi di daerah.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda tersebut. Ia menilai koperasi terbukti tangguh, bahkan saat perekonomian terpukul pandemi. “Koperasi itu soko guru ekonomi rakyat. Kami berharap kepengurusan baru ini melahirkan program yang realistis, inovatif, dan sinergis dengan pemerintah,” ujarnya. Hari menegaskan bahwa Pemkab Madiun siap mendukung langkah penyegaran koperasi agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Sarwana menekankan komitmennya memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran program Koperasi Desa Merah Putih memberi peluang besar untuk meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi di era digital. “Kami akan mengawal KDMP agar menjadi koperasi yang sehat, adaptif, dan benar-benar memberi nilai tambah bagi anggota,” ungkapnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru