Musim Peralihan, RSUD Ruslan Mataram Imbau Warga Waspadai Virus Influenza A

Senin, 10 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Memasuki masa peralihan dari musim panas ke musim hujan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Moh. Ruslan Kota Mataram mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan virus influenza A. Virus ini menyerang saluran pernapasan atas dan mudah menular, terutama di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan, dr. Hj. N.K. Eka Nurhayati, menjelaskan bahwa dalam beberapa minggu terakhir terjadi peningkatan jumlah pasien dengan gejala batuk, pilek, dan demam. Sebagian besar pasien datang dengan keluhan yang mengarah pada infeksi saluran pernapasan atas.

“Gejalanya memang menyerupai flu biasa, namun pada kasus influenza A, tingkat keparahannya lebih tinggi. Pasien sering kali mengalami demam tinggi, nyeri otot, kelelahan berat, bahkan sampai sesak napas,” ujar Eka di Mataram, Senin (10/11).

Ia menyebutkan, pola cuaca yang berubah-ubah memengaruhi daya tahan tubuh masyarakat. Dalam kondisi demikian, virus cenderung lebih cepat menyebar. Rumah sakit juga mencatat, beberapa pasien harus menjalani perawatan intensif karena memiliki penyakit penyerta seperti asma, hipertensi, atau gangguan jantung.

“Pasien dengan komorbid perlu perhatian khusus. Virus influenza A bisa memperburuk kondisi mereka, sehingga kami menempatkan mereka pada perawatan rawat inap dengan pengawasan ketat,” katanya.

Eka menambahkan, perbedaan mendasar antara flu biasa dan influenza A terletak pada durasi serta respons terhadap pengobatan. Jika flu biasa dapat sembuh dalam beberapa hari dengan istirahat cukup dan konsumsi vitamin, maka influenza A biasanya memerlukan penanganan medis yang lebih intensif.

“Pasien dengan influenza A perlu mendapat tambahan antibiotik serta perawatan lebih lama, bisa mencapai dua minggu hingga benar-benar pulih,” ujarnya.

Selain itu, pihak rumah sakit juga meningkatkan langkah pencegahan melalui edukasi kesehatan kepada pengunjung dan pasien. Upaya tersebut meliputi pembagian masker gratis, kampanye cuci tangan, hingga imbauan agar masyarakat menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit.

Eka juga menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat untuk meningkatkan imunitas tubuh. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menyepelekan gejala ringan, karena bisa berkembang menjadi infeksi lebih serius.

“Kami minta masyarakat menjaga pola tidur, tidak begadang, perbanyak konsumsi air putih, serta makan makanan bergizi yang mengandung protein dan vitamin. Jika merasakan gejala seperti demam tinggi atau sesak napas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Ia berharap, kesadaran masyarakat meningkat dalam menghadapi musim pancaroba ini. Perilaku hidup bersih dan sehat dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran berbagai penyakit menular, termasuk influenza A yang kini mulai merebak di sejumlah daerah.

“Kalau daya tahan tubuh terjaga, risiko tertular penyakit bisa ditekan. Kesehatan bukan hanya tanggung jawab rumah sakit, tetapi juga setiap individu,” pungkasnya.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Berita Terbaru