BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Jawa Timur 2027 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (14/04). Forum ini menjadi ajang strategis untuk menyelaraskan program pembangunan antara daerah dan provinsi.
Kehadiran sejumlah pejabat nasional menegaskan pentingnya agenda ini dalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang berdampak luas bagi masyarakat.
Musrenbang RKPD Jawa Timur 2027 dihadiri oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk. Agenda utama kegiatan ini adalah menyusun prioritas pembangunan yang terintegrasi lintas daerah.
Dalam forum tersebut, setiap pemerintah kabupaten/kota menyampaikan usulan program prioritas agar dapat diakomodasi dalam rencana pembangunan provinsi. Sinkronisasi ini dinilai krusial agar kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.
Moch. Fauzan Ja’far menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan provinsi dalam proses perencanaan pembangunan.
“Musrenbang ini sangat penting sebagai ruang komunikasi dan sinkronisasi program. Kami berharap usulan prioritas dari Kabupaten Bangkalan dapat diakomodasi dalam RKPD Provinsi Jawa Timur tahun 2027,” ujarnya.
Ia juga menekankan komitmen Pemkab Bangkalan dalam mendorong program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Fauzan menyebut fokus pembangunan Bangkalan meliputi penanganan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan sektor ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Sinergi antarlevel pemerintahan dinilai menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Tanpa koordinasi yang kuat, program pembangunan berpotensi tidak optimal.
Partisipasi aktif Bangkalan dalam Musrenbang ini diharapkan mampu memastikan kebutuhan daerah terakomodasi secara maksimal dalam kebijakan provinsi.
“Harapan kami, program pembangunan di Bangkalan bisa lebih terarah, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata,” pungkas Fauzan.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








