OPM Kocar-kacir Diserbu TNI, Tiga Pimpinan Tewas di Tempat

Kamis, 15 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti yang diamankan (ist)

Barang bukti yang diamankan (ist)

PAPUA TENGAH, RadarBangsa.co.id – Kontak senjata antara aparat TNI dan kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali pecah di Intan Jaya, Papua Tengah, Rabu dini hari (14/5/2025). Operasi penindakan yang dilakukan oleh Komando Operasi TNI (Koops) Habema itu berhasil melumpuhkan 18 anggota OPM.

Markas Besar TNI mengonfirmasi keberhasilan operasi tersebut melalui keterangan resmi yang disampaikan Kamis pagi (15/5/2025). Serbuan dilakukan mulai pukul 04.00 hingga 05.00 WIT di sejumlah titik yang diketahui menjadi basis kelompok OPM, di antaranya Kampung Titigi, Ndugusiga, Jaidapa, Sugapa Lama, Zanamba, dan Bambu Kuning, Distrik Sugapa.

Dari hasil operasi tersebut, TNI berhasil menumpas kelompok bersenjata di wilayah Sugapa Lama dan Bambu Kuning. Tiga pimpinan OPM dinyatakan tewas dalam serbuan tersebut, yaitu Daniel Aibon Kogoya, Undius Kogoya, dan Josua Waker.

“Sebanyak 18 anggota OPM tewas. TNI juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk senjata organik jenis AK-47, satu senjata rakitan, puluhan butir amunisi, busur dan anak panah, bendera bintang kejora, serta alat komunikasi,” tulis Pusat Penerangan (Puspen) TNI dalam rilis tertulis.

Komandan Satgas Media Koops Habema, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, menyebut seluruh personel TNI yang terlibat dalam operasi berada dalam kondisi aman dan lengkap. Meski demikian, pasukan TNI masih bersiaga di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi pergerakan kelompok separatis yang tersisa.

“Kelompok ini diketahui sering melakukan aksi kekerasan terhadap warga sipil, termasuk pembakaran rumah, penyanderaan guru dan tenaga medis, serta penyerangan terhadap fasilitas umum dan proyek pembangunan,” jelas Letkol Iwan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru