P4S Jadikan Petani Muda Lamongan Lebih Kompetitif

Jumat, 28 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Yuhronur Efendi saat panen melon bersama petani muda di Solokuro. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Yuhronur Efendi saat panen melon bersama petani muda di Solokuro. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan menggencarkan regenerasi petani dengan mendorong lebih banyak generasi muda terjun ke sektor pertanian. Langkah ini dianggap krusial untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan sekaligus memperkuat basis agribisnis daerah.

Penguatan SDM dilakukan melalui Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) di Kecamatan Solokuro. Sejak berdiri pada 2022, P4S menjadi laboratorium pembelajaran bagi petani muda melalui model pelatihan langsung di lapangan. Berbagai teknologi dan inovasi diperkenalkan, mulai dari pengelolaan greenhouse melon, pembuatan pupuk kompos dan pupuk cair, hingga pelatihan sistem budidaya terpadu.

Saat meninjau panen melon di Smart Greenhouse Solokuro, Jumat (27/11), Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan bahwa peningkatan kompetensi petani adalah fondasi ketahanan pangan.

“P4S harus terus bergerak. Petani milenial harus mampu memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan nilai tambah,” ujar Yuhronur.

Ia menilai peluang agribisnis semakin terbuka, terutama pada komoditas hortikultura yang kini banyak diminati pasar.

“Kami ingin petani muda memimpin inovasi di sektor ini. Jika generasi baru berani mengambil peran, pertanian Lamongan akan jauh lebih maju,” katanya.

Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menunjukkan bahwa melon menjadi komoditas yang pertumbuhannya paling pesat. Sebanyak 16 kecamatan kini mengembangkan hortikultura itu. Kecamatan Brondong menjadi pusat pertumbuhan dengan 26 titik budidaya aktif. Kepala dinas mengatakan tren ini perlu dijaga melalui edukasi berkelanjutan.

“Kunci penguatan produksi adalah konsistensi. Anak muda perlu terus didorong agar agribisnis menjadi pilihan karier yang menjanjikan,” ujarnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru