Panen Raya Padi Zizania di Blitar Hadirkan Tradisi dan Inovasi

Minggu, 28 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petani di Kelurahan Bendogerit, Kota Blitar, menggunakan mesin panen untuk memanen padi zizania di lahan seluas sekitar 800 RU, Jumat (26/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petani di Kelurahan Bendogerit, Kota Blitar, menggunakan mesin panen untuk memanen padi zizania di lahan seluas sekitar 800 RU, Jumat (26/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BLITAR, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) memantau langsung panen raya padi di Kelurahan Bendogerit, Jumat (26/9/2025). Panen ini dilakukan di lahan sekitar 800 RU dengan varietas padi zizania yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan kualitas unggul.

Kepala DKPP Kota Blitar, Dewi Masitoh, menyampaikan bahwa pemantauan panen raya menjadi bagian dari langkah memastikan kualitas hasil pertanian di wilayahnya.

“Bersama Poktan dan KTNA, kami melaksanakan panen raya di Bendogerit dengan luasan sekitar 800 RU. Pemantauan seperti ini juga rutin dilakukan di wilayah lain untuk menjaga konsistensi produksi,” jelasnya.

Menurut Dewi, pemilihan padi zizania bukan tanpa alasan. Varietas ini dinilai memiliki banyak keunggulan, mulai dari tekstur nasi yang pulen, rasa yang enak, ketahanan terhadap penyakit, hingga kemampuan beradaptasi di berbagai jenis lahan. Selain itu, batangnya lebih kokoh sehingga tidak mudah roboh meski menghadapi cuaca ekstrem.

Ketua KTNA Kota Blitar, Sulis, menjelaskan bahwa panen raya ini sudah memasuki tahun kedua. Sebelum panen dilakukan, kelompok tani setempat menggelar tradisi kenduri dengan methik dan nasi liwetan sebagai wujud syukur atas hasil bumi yang melimpah.

“Kami menanam padi zizania karena hasilnya memuaskan dan kualitasnya baik. Harapannya tradisi kenduri ini terus dilestarikan agar panen berikutnya semakin melimpah,” ujarnya.

Tradisi kenduri panen diyakini masyarakat bukan hanya sebagai bentuk rasa syukur, tetapi juga simbol kebersamaan dan doa untuk keberkahan hasil pertanian di masa mendatang.

Panen raya ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para petani di Kota Blitar agar terus berinovasi tanpa meninggalkan adat istiadat yang telah diwariskan turun-temurun.

“Dengan memadukan inovasi pertanian modern dan kearifan lokal, hasil pertanian bisa semakin baik. Petani tidak hanya mendapatkan keuntungan ekonomi, tetapi juga tetap menjaga nilai-nilai budaya,” tambah Sulis.

Panen raya padi zizania di Bendogerit menjadi bukti bahwa sektor pertanian di Kota Blitar terus berkembang dengan dukungan teknologi, varietas unggul, serta tradisi yang tetap dijaga.

“Kalau petani konsisten dan terus berinovasi, hasil panen tahun depan bisa lebih baik lagi,” pungkas Sulis.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru