SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Reuni Akbar Mafash Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya berlangsung meriah di Sport Centre UINSA, Sabtu (11/4/2026). Ribuan alumni lintas generasi hadir dalam agenda yang menjadi ajang temu kangen sekaligus penguatan jejaring antaralumni.
Acara semakin semarak saat Anggota DPD RI Lia Istifhama tampil dengan sederet pantun yang mengundang tawa, tepuk tangan, dan suasana hangat penuh nostalgia. Momen itu langsung mencuri perhatian para peserta yang datang dari berbagai angkatan.
Reuni akbar ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Anggota DPR RI Ida Fauziah, akademisi, pimpinan fakultas, serta tokoh alumni UINSA. Kehadiran mereka menambah bobot acara yang tak hanya bernuansa kekeluargaan, tetapi juga sarat makna kebersamaan.
Dalam sambutannya, Lia Istifhama mengenang masa kuliah yang menurutnya menjadi fase penting pembentukan karakter dan jati diri. Ia menyebut para alumni dari angkatan 1971 hingga 2010 memiliki kisah serta kenangan yang tak tergantikan selama menempuh pendidikan di kampus tersebut.
“Di bawah rindangnya pepohonan kampus dan lorong-lorong yang penuh kenangan, suasana reuni terasa emosional. Para alumni seolah kembali ke masa lalu, mengenang perjalanan akademik yang membentuk jati diri mereka hari ini,” ujar Lia Istifhama.
Suasana kemudian mencair ketika ia menyelipkan pantun dalam sambutan. Salah satu pantun yang disampaikan berbunyi, “Bang rojali pergi ke Eropa beli bakwan, senang sekali berjumpa Ibu Ida yang cantik rupawan.”
Pantun lain yang tak kalah menghibur juga disampaikan dengan pesan tentang ketulusan, kebersamaan, dan semangat hidup. Para alumni pun tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Sekjen Mafash Khubby Ali menyampaikan reuni ini diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi berkelanjutan demi kemajuan almamater.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UINSA Suqiyah Musyafaah menilai kegiatan tersebut berdampak positif bagi penguatan jejaring alumni dan pengembangan institusi. “Kami terus mendorong peningkatan kualitas program studi serta menyiapkan pengembangan program baru seperti Ilmu Falak,” ujarnya.
Reuni Akbar Mafash menunjukkan kampus tidak hanya menjadi ruang akademik, tetapi juga tempat lahirnya jejaring sosial yang kuat. Keterhubungan alumni dinilai penting untuk mendukung pengembangan pendidikan, membuka kolaborasi profesional, dan memperkuat kontribusi sosial di masyarakat.
Ketua Ikatan Alumni UINSA Ida Fauziah menegaskan reuni bukan sekadar temu kangen, tetapi ruang konsolidasi intelektual dan emosional. Menurutnya, alumni memiliki peran strategis di berbagai bidang yang bisa saling diperkuat melalui forum seperti ini.
“Kita memiliki alumni dengan peran masing-masing. Melalui forum seperti ini, kita bisa saling menguatkan dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi almamater,” kata Ida Fauziah menutup acara.
Lainnya:
- Sempat Dicurhati Ojol, DPD RI Lia Istifhama Syukuri Langkah Cepat Prabowo Pangkas Potongan Aplikasi
- Gebrakan PKB Lamongan, Kantor Fraksi Resmi Dibuka untuk Warga, Keluhan Ditangani Langsung
- Gebrakan Baru PKB Sidoarjo: Kantor Dpc Dibuka Tiap Jumat, Aduan Warga Ditampung Langsung
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








