Pasar Kepulungan Gempol Pasuruan Terbakar Hebat, 200 Kios Ludes dan Kerugian Capai Miliaran

Sabtu, 26 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran melanda Pasar Tradisional Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (26/9). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Kebakaran melanda Pasar Tradisional Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (26/9). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Kebakaran hebat melanda Pasar Tradisional Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (26/9) siang. Hampir seluruh bangunan pasar yang menampung sekitar 200 kios dan toko hangus terbakar.

Kobaran api pertama kali terlihat warga sekitar pukul 12.30 WIB. Api dengan cepat merambat ke berbagai bagian pasar karena material bangunan yang mudah terbakar. Kepulan asap hitam pekat terlihat membubung tinggi dari lokasi kejadian.

Sekretaris Desa Kepulungan, Fahrudin Salim, mengatakan dirinya menerima laporan kebakaran tidak lama setelah api mulai muncul. Ketika tiba di lokasi, kondisi kebakaran sudah meluas.

“Begitu saya sampai di lokasi, api sudah membesar. Hampir seluruh isi pasar terbakar dan tidak ada barang dagangan yang bisa diselamatkan,” ujar Fahrudin.

Cepatnya perambatan api membuat sebagian besar pedagang tidak sempat menyelamatkan barang dagangan mereka. Kerugian materiil akibat kebakaran tersebut untuk sementara diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

“Nilai kerugian pasti masih dalam proses pendataan oleh petugas, namun perkiraan sementara mencapai miliaran rupiah,” tambahnya.

Untuk menjinakkan kobaran api, tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Dua unit berasal dari Pemkab Pasuruan, sedangkan satu unit lainnya merupakan bantuan dari PT Gudang Garam.

Proses pemadaman juga mendapat dukungan puluhan truk tangki air isi ulang milik swasta. Personel kepolisian, TNI, relawan, dan warga setempat ikut membantu melokalisasi api agar tidak merembet ke kawasan permukiman di sekitar pasar.

Hingga sore hari, petugas pemadam kebakaran bersama warga masih melakukan proses pendinginan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab utama kebakaran. Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik, namun penyebab tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

70 Bal Tembakau dan 1 Ton Gabah Ludes dalam Kebakaran Gudang di Lamongan
Kebakaran Pasar Kepulungan Pasuruan Diselidiki, Labfor Polda Jatim Periksa Blok Selatan
Api Bisa Merembet ke Hutan, Polsek Laren Ingatkan Penggarap Ladang Gampangsejati
Kecelakaan Maut di Pandanpancur Lamongan, Truk Colt Diesel Tabrak Tronton hingga Pengemudi Tewas
Dua Warga Ditemukan Meninggal di Lamongan dalam Sehari, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan Awal
Kapolsek Laren Ungkap Fakta Pria 76 Tahun Ditemukan Meninggal Bersujud di Sawah Brangsi Lamongan
Kapolsek Laren Ta’ziah ke Rumah Kades Karang Tawar, Sampaikan Belasungkawa atas Musibah Keluarga
Pasar Desa Kepulungan Pasuruan Masih Berasap Usai Kebakaran, 300 Kios dan Lapak Hangus

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:36

70 Bal Tembakau dan 1 Ton Gabah Ludes dalam Kebakaran Gudang di Lamongan

Rabu, 30 September 2026 - 23:17

Kebakaran Pasar Kepulungan Pasuruan Diselidiki, Labfor Polda Jatim Periksa Blok Selatan

Rabu, 30 September 2026 - 09:28

Api Bisa Merembet ke Hutan, Polsek Laren Ingatkan Penggarap Ladang Gampangsejati

Selasa, 29 September 2026 - 14:44

Kecelakaan Maut di Pandanpancur Lamongan, Truk Colt Diesel Tabrak Tronton hingga Pengemudi Tewas

Selasa, 29 September 2026 - 09:40

Dua Warga Ditemukan Meninggal di Lamongan dalam Sehari, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan Awal

Berita Terbaru