PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Kebakaran hebat melanda Pasar Tradisional Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (26/9) siang. Hampir seluruh bangunan pasar yang menampung sekitar 200 kios dan toko hangus terbakar.
Kobaran api pertama kali terlihat warga sekitar pukul 12.30 WIB. Api dengan cepat merambat ke berbagai bagian pasar karena material bangunan yang mudah terbakar. Kepulan asap hitam pekat terlihat membubung tinggi dari lokasi kejadian.
Sekretaris Desa Kepulungan, Fahrudin Salim, mengatakan dirinya menerima laporan kebakaran tidak lama setelah api mulai muncul. Ketika tiba di lokasi, kondisi kebakaran sudah meluas.
“Begitu saya sampai di lokasi, api sudah membesar. Hampir seluruh isi pasar terbakar dan tidak ada barang dagangan yang bisa diselamatkan,” ujar Fahrudin.
Cepatnya perambatan api membuat sebagian besar pedagang tidak sempat menyelamatkan barang dagangan mereka. Kerugian materiil akibat kebakaran tersebut untuk sementara diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
“Nilai kerugian pasti masih dalam proses pendataan oleh petugas, namun perkiraan sementara mencapai miliaran rupiah,” tambahnya.
Untuk menjinakkan kobaran api, tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Dua unit berasal dari Pemkab Pasuruan, sedangkan satu unit lainnya merupakan bantuan dari PT Gudang Garam.
Proses pemadaman juga mendapat dukungan puluhan truk tangki air isi ulang milik swasta. Personel kepolisian, TNI, relawan, dan warga setempat ikut membantu melokalisasi api agar tidak merembet ke kawasan permukiman di sekitar pasar.
Hingga sore hari, petugas pemadam kebakaran bersama warga masih melakukan proses pendinginan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab utama kebakaran. Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik, namun penyebab tersebut masih dalam proses penyelidikan.
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin


















Komentar