Pasca Ledakan Kelapa Gading, Polsek Tikung Perketat Patroli Malam di Lamongan

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Tikung melakukan patroli intensif di sejumlah titik rawan pasca ledakan di Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (07/11/2025) tengah malam. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Tikung melakukan patroli intensif di sejumlah titik rawan pasca ledakan di Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (07/11/2025) tengah malam. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pasca insiden ledakan yang mengguncang kawasan Kelapa Gading, Jakarta, aparat kepolisian di berbagai wilayah meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya adalah jajaran Polsek Tikung Polres Lamongan yang pada Jumat malam (07/11/2025) memperketat patroli rutin hingga larut malam. Upaya ini dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah potensi gangguan keamanan yang mungkin timbul setelah peristiwa tersebut.

Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, SH, melalui Aiptu Suwawi menjelaskan bahwa kegiatan patroli malam ini merupakan langkah antisipatif. Ia menegaskan bahwa pengawasan di titik-titik rawan akan terus ditingkatkan demi memastikan keamanan warga. “Kami memperkuat kehadiran polisi di lapangan, terutama di area yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan patroli.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah personel, di antaranya Aipda M. Irawan dan Briptu Dwi Bai. Mereka berkeliling ke beberapa lokasi strategis di wilayah hukum Polsek Tikung, termasuk area pemukiman, pertokoan, hingga ruas jalan utama yang kerap dilalui warga saat malam hari. Patroli ini tak hanya bertujuan memantau situasi, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas di luar rumah.

Aiptu Suwawi menambahkan, patroli malam dilakukan dengan pendekatan humanis. Petugas menyapa warga yang dijumpai, memberikan imbauan agar tetap waspada, serta melaporkan segera jika menemukan aktivitas mencurigakan. “Kami ingin warga merasa tenang, namun tetap sigap menghadapi segala kemungkinan,” katanya.

Menurutnya, peristiwa ledakan di Kelapa Gading menjadi pengingat penting bahwa stabilitas keamanan harus dijaga bersama. Ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial. “Kita imbau warga tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi. Mari kita jaga ketenangan bersama,” imbuhnya.

Sementara itu, suasana di wilayah Tikung terpantau relatif aman hingga dini hari. Tak ditemukan aktivitas mencurigakan, dan arus lalu lintas berjalan normal. Meski demikian, aparat tetap berjaga di sejumlah titik strategis hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.

Langkah intensif yang dilakukan Polsek Tikung mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka menilai, kehadiran petugas di lapangan memberikan rasa aman dan menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Seorang warga,  mengatakan bahwa patroli malam seperti ini penting dilakukan terutama setelah munculnya insiden besar di ibu kota. “Kami merasa lebih tenang melihat polisi berkeliling sampai larut malam. Semoga situasi tetap aman dan terkendali,” tuturnya.

Dengan langkah cepat dan terukur ini, Polsek Tikung berkomitmen terus menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan tangguh terhadap potensi ancaman.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru