LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Kepolisian Sektor (Polsek) Tikung meningkatkan pengawasan keamanan dengan menggelar patroli Blue Light pada Minggu (15/3/2026) dini hari. Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan.
Patroli dimulai sekitar pukul 00.45 WIB dengan menyisir jalur perbatasan Tikung–Kembangbahu, perbatasan Tikung–Lamongan, kawasan Masjid Namira, hingga Perumahan TKB. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pada jam-jam rawan.
Patroli Blue Light dipimpin petugas jaga Polsek Tikung dengan melibatkan sejumlah personel, di antaranya AIPTU I Budi S, AIPTU Subur Eko, dan AIPDA Yateno. Mereka melakukan pemantauan intensif di jalur poros Tikung yang kerap menjadi titik aktivitas masyarakat pada malam hingga dini hari.
Selain memantau situasi lalu lintas, petugas juga melakukan patroli dialogis dan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Beberapa potensi kerawanan yang diantisipasi antara lain balap liar, penggunaan knalpot brong, konsumsi minuman keras, hingga potensi gesekan antar kelompok.
Petugas juga menyambangi area sekitar Masjid Namira serta sejumlah fasilitas umum seperti SPBU Tikung untuk memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan yang dapat mengganggu keamanan lingkungan.
AIPDA Yateno menjelaskan patroli Blue Light menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Tikung, khususnya pada jam-jam rawan.
“Patroli ini kami lakukan secara rutin untuk memantau situasi kamtibmas di titik-titik yang dianggap rawan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi balap liar, penggunaan knalpot brong, hingga gangguan keamanan lainnya,” terangnya.
Ia menambahkan, patroli juga bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari maupun warga yang sedang beristirahat.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga situasi tetap kondusif dan segera melapor jika menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan,” tambahnya.
Kegiatan patroli Blue Light merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam memperkuat pencegahan kejahatan melalui kehadiran langsung aparat di lapangan. Metode ini dinilai efektif karena lampu rotator biru yang menyala saat patroli dapat menjadi simbol kehadiran polisi sekaligus memberikan efek pencegahan terhadap potensi pelanggaran hukum.
Di sejumlah wilayah, patroli rutin pada jam rawan terbukti mampu menekan angka gangguan kamtibmas seperti balap liar, perkelahian antar kelompok, hingga tindak kriminalitas jalanan.
Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Tikung terpantau aman dan kondusif. Kepolisian memastikan kegiatan pengawasan serupa akan terus digelar secara berkala guna menjaga stabilitas keamanan masyarakat di wilayah Lamongan, tutupnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul


















Komentar