Pelabuhan Kendal Segera Beroperasi Lagi, Ini Kata Wakil Bupati Benny Karnadi

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Setelah bertahun-tahun mangkrak akibat pendangkalan, Pelabuhan Kendal mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.

Pemerintah Kabupaten Kendal menurunkan dua alat berat ekskavator untuk mengeruk pasir laut di area dermaga pelabuhan, pada Sabtu 21/6/2025.

Langkah ini menjadi upaya konkret untuk membuka kembali jalur kapal yang selama ini terhambat endapan sedimentasi.

Pendangkalan yang cukup parah dengan ketebalan mencapai lima meter telah membuat kapal-kapal tidak bisa bersandar sejak September 2024.

Akibatnya, operasional pelabuhan yang dulu melayani rute Kendal-Kumai, Kalimantan Tengah, terhenti total.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, Muhammad Eko, menjelaskan bahwa pengerukan saat ini fokus pada pembuatan jalur masuk kapal agar pelabuhan bisa kembali aktif. “Kami sudah mulai membuat jalur lagi agar kapal nanti bisa bersandar,” ujarnya, Jumat kemarin.

Baca Juga  Pasuruan Tegaskan Komitmen Antikorupsi Lewat Percepatan Pembangunan dan Transparansi Desa 2025

Menurut Eko, sedimentasi tidak dibuang ke pinggir dermaga karena keterbatasan ruang dan pertimbangan teknis. Targetnya, pengerukan akan selesai akhir Juni 2025, dan pelabuhan dijadwalkan kembali beroperasi pada Juli mendatang.

Tak hanya pengerukan, Dishub Kendal juga telah bersurat ke Kementerian Perhubungan untuk mengajukan operator kapal pengganti.

“Saat ini sudah ada kapal milik PT Surya Timur Line (STL) asal Surabaya yang siap menggantikan operasional KMP Kalibodri dengan rute yang sama. Sudah dapat izin pendahuluan,” paparnya.

Baca Juga  BNNK Kendal Melakukan Tes Urine Pegawai PT KAI dan Penumpang di Stasiun Weleri

Dukungan juga datang dari Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi. Ia menyebut pengerjaan proyek ini dilakukan lewat skema kerja sama dengan pihak swasta karena besarnya biaya pengerukan.

“Kami kerja sama dengan swasta untuk pembiayaannya, memang besar biayanya. Tapi ini penting untuk membuka kembali konektivitas laut dari Kendal ke Kumai,” kata Benny.

Ia menambahkan, bila pelabuhan kembali aktif, rute pelayaran akan dilayani dua kali dalam sepekan. Harapannya, hal ini bisa menekan biaya penyeberangan dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

“Kalau lewat sini lebih murah dibanding pelabuhan lain. Kami harap pelabuhan bisa kembali ramai,” tandasnya.

 

 

 

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Bupati Yes Gelar Silaturahmi Ulama dan Umaro, Bahas Pembangunan Lamongan
Bupati Asahan Hadiri Milad ke-62 IMM, Ajak Kader Perkuat Sinergi Daerah
Basarnas Beri Penghargaan Pemkab Sidoarjo atas Operasi SAR Ponpes Al-Khoziny Buduran
Puting Beliung Terjang Sedati, 66 Rumah Rusak, Bupati Sidoarjo Subandi Pastikan Perbaikan Dikebut Jelang Lebaran
Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik di Jakarta, Pastikan Pengemudi Fit
Musrenbang RKPD 2027 Pasuruan, Bupati Rusdi Sutejo Fokus Pertumbuhan Ekonomi
Bupati Lukman Hakim Luncurkan ATM SAMSAT QRIS di Geger Bangkalan
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Jemur Wonosari Surabaya, Warga Berburu Sembako Murah

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 23:55 WIB

Bupati Yes Gelar Silaturahmi Ulama dan Umaro, Bahas Pembangunan Lamongan

Senin, 16 Maret 2026 - 23:31 WIB

Bupati Asahan Hadiri Milad ke-62 IMM, Ajak Kader Perkuat Sinergi Daerah

Senin, 16 Maret 2026 - 23:00 WIB

Puting Beliung Terjang Sedati, 66 Rumah Rusak, Bupati Sidoarjo Subandi Pastikan Perbaikan Dikebut Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 - 20:40 WIB

Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik di Jakarta, Pastikan Pengemudi Fit

Senin, 16 Maret 2026 - 20:19 WIB

Musrenbang RKPD 2027 Pasuruan, Bupati Rusdi Sutejo Fokus Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru