Pelatnas BMX Banyuwangi Matangkan Tim Indonesia Bidik Emas Asian Games

Minggu, 2 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kontingen Tim Indonesia Asian Games 2026 Todotua Pasaribu meninjau Pelatnas Tim Nasional BMX di Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi, Kamis (30/7/2026).(Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ketua Kontingen Tim Indonesia Asian Games 2026 Todotua Pasaribu meninjau Pelatnas Tim Nasional BMX di Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi, Kamis (30/7/2026).(Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Tim Nasional Balap Sepeda Indonesia nomor BMX terus mematangkan persiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang dengan menggelar pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi. Program latihan ini difokuskan untuk meningkatkan kesiapan fisik, teknik, dan mental atlet sebelum berlaga pada September mendatang.

Ketua Kontingen (Chef de Mission/CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, meninjau langsung pelaksanaan latihan di Banyuwangi, Kamis (30/7/2026). Ia didampingi Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Indonesia Cycling Federation (ICF) Jadi Rajagukguk, tim analis Kementerian Pemuda dan Olahraga, tim analis Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), serta jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Todo mengapresiasi kualitas Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi yang dinilai memenuhi kebutuhan latihan atlet menuju ajang internasional.

“Saya cukup takjub melihat tempat latihan BMX di Banyuwangi. Ini sudah sangat proper sekali. Treknya sangat mendukung untuk persiapan teman-teman atlet yang akan bertanding di Asian Games,” ujarnya.

Menurut Todo, keberadaan sirkuit tersebut juga menjadi investasi jangka panjang dalam pembinaan atlet BMX Indonesia. Fasilitas itu diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit baru yang akan memperkuat tim nasional pada berbagai kejuaraan internasional, termasuk SEA Games 2027.

“Saya tadi ngobrol sama Pak Sekjen (ICF), latihan di sini bukan hanya untuk Asian Games saja, tetapi mempersiapkan bibit atlet BMX kita ke depan, dan juga bagian dari persiapan menuju SEA Games tahun depan,” katanya.

Sekretaris Jenderal PP ICF Jadi Rajagukguk mengungkapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga menargetkan empat medali emas dari cabang balap sepeda pada Asian Games 2026. Satu di antaranya diharapkan datang dari nomor BMX.

“Namun, target dari federasi sendiri kami membidik lebih dari satu emas. Maka, mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar tim cycling Indonesia memberikan yang terbaik di Asian Games,” ucap Jadi.

Untuk mencapai target tersebut, ICF memusatkan latihan tujuh atlet terbaik BMX Indonesia di Banyuwangi. Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi memiliki lintasan sepanjang 465 meter dengan obstacle empat high jump, dua start gate setinggi lima dan delapan meter, tujuh line, serta telah berstandar olimpiade.

Secara keseluruhan, kontingen balap sepeda Indonesia berencana mengirim 21 atlet dan tujuh pelatih ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Para atlet juga menjalani serangkaian try out internasional di Australia, Jepang, dan Malaysia untuk meningkatkan pengalaman bertanding.

“Kita harapkan dengan mengikuti try out single event di luar negeri ini bisa memberikan pengalaman, jam terbang mereka yang sudah biasa mengikuti kompetisi bersama atlet-atlet di tingkat Asia,” tambah Jadi.

Dua atlet putri BMX Indonesia, Jasmine Azzahra Setyobudi dan Amellya Nur Sifa, menyatakan kesiapan menghadapi Asian Games. Sifa yang sebelumnya meraih medali emas menegaskan tekadnya mempertahankan prestasi tersebut.

“Persiapan sejauh ini sudah cukup matang, tinggal menjaga konsistensi performa. Target pribadi saya tentu ingin mempertahankan medali emas dan memberikan hasil luar biasa untuk Indonesia,” tegas Sifa.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru