Pembangunan Drainase Darurat di Jl. Diponegoro Kota Batu Dimulai, Gunakan Dana BTT 2025

Selasa, 17 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dinas PUPR Kota Batu saat memasang box culvert di sisi utara Jl. Diponegoro, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, sebagai bagian dari pembangunan drainase darurat untuk mengatasi genangan air. | Dok Foto Ho/ RadarBangsa

Petugas Dinas PUPR Kota Batu saat memasang box culvert di sisi utara Jl. Diponegoro, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, sebagai bagian dari pembangunan drainase darurat untuk mengatasi genangan air. | Dok Foto Ho/ RadarBangsa

KOTA BATU, RadarBangsa.co.id — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batu mulai melaksanakan pembangunan saluran drainase darurat menggunakan box culvert di sisi utara Jl. Diponegoro, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Pekerjaan tersebut mencakup pemasangan saluran sepanjang 152 meter dengan lebar 60 cm.

Pembangunan ini bersifat darurat karena menyusul genangan air akibat hujan berintensitas tinggi pada Maret 2025 lalu. Genangan air tersebut menyebabkan saluran di tepi jalan meluap hingga merusak fasilitas drainase yang ada.

Hal ini dibenarkan Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kota Batu, Dedy Angga Satriawan. Menurutnya, pekerjaan ini merupakan tindak lanjut dari usulan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu dan dibiayai melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun 2025 sebesar lebih dari Rp 400 juta.

“Dana BTT ini memang dialokasikan untuk membiayai kegiatan darurat atau mendesak, seperti akibat bencana alam, konflik sosial, atau kejadian lain yang memerlukan penanganan segera,” ujar Angga, Selasa (17/6/2025).

Angga menambahkan, pembangunan ini penting dilakukan karena kondisi jalan sudah bergelombang akibat tekanan akar pohon besar yang menonjol ke permukaan aspal. Dengan adanya drainase baru menggunakan box culvert, diharapkan aliran air menjadi lebih lancar, badan jalan lebih kuat, dan jalan tersebut lebih lebar dibanding sebelumnya. Saluran tertutup box culvert juga diharapkan mampu mencegah warga membuang sampah sembarangan ke drainase.

“Dinas PUPR sebagai pelaksana teknis siap menjalankan arahan pimpinan sesuai tugas dan tanggung jawab. Namun, pembangunan infrastruktur tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Sinergi, kolaborasi dengan dinas lain, dan peran aktif masyarakat sangat diperlukan agar program pemerintah berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga,” pungkasnya.

Penulis : wanto

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru