LUBUK LINGGAU, RadarBangsa.co.id – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XVIII tingkat Kota Lubuk Linggau resmi dibuka di Taman Kurma, Alun-Alun Merdeka, Senin (6/4/2026). Pembukaan ditandai langsung oleh Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat pembangunan mental dan spiritual masyarakat, sekaligus menyeleksi kafilah terbaik untuk ajang tingkat provinsi.
MTQ XVIII digelar selama sepekan, mulai 3 hingga 10 April 2026. Ajang ini tidak hanya berfokus pada kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga sebagai sarana pembinaan generasi muda agar lebih memahami dan mengamalkan nilai-nilai keislaman.
Wali Kota menegaskan, MTQ memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia. Ia menilai kegiatan ini mampu memperkuat keimanan sekaligus menanamkan nilai toleransi dan kebersamaan.
“Melalui MTQ, kita berharap lahir generasi Qurani yang mampu membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujar Rachmat Hidayat.
Sementara itu, Kabag Kesra Kota Lubuk Linggau, H Fahmi Zuhriansyah, menjelaskan bahwa MTQ ini juga menjadi ajang seleksi peserta yang akan mewakili daerah ke tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Kabupaten Lahat pada Juni mendatang.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026, pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan sebagai investasi pembangunan sumber daya manusia. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.
Wali Kota juga berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, serta meminta dewan hakim menjalankan tugas secara profesional dan adil. Ia berharap hasil MTQ ini melahirkan perwakilan terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
“MTQ bukan sekadar lomba, tetapi bagian dari upaya membangun karakter bangsa yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an,” pungkasnya.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Separi
Editor : Zainul Arifin








