Pemerintah Asahan Perketat Kesiapsiagaan Jelang Puncak Mobilitas Nataru

Kamis, 4 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Forkopimda Asahan mengikuti Rakor Nasional jelang Nataru bersama Kementerian dan Lembaga RI. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Forkopimda Asahan mengikuti Rakor Nasional jelang Nataru bersama Kementerian dan Lembaga RI. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Menjelang masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Asahan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakor) yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Pertemuan virtual yang dipimpin Mendagri Muhammad Tito Karnavian itu berlangsung di Aula Mawar, Kantor Bupati Asahan, Senin (01/12/2025).

Rakor ini digelar untuk memastikan seluruh daerah siap menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama Nataru, terutama potensi kerawanan di sektor transportasi, pasokan pangan, serta ancaman bencana hidrometeorologi yang kerap meningkat pada akhir tahun. “Puncak mobilitas biasanya terjadi di pusat perbelanjaan, lokasi wisata, hingga moda transportasi darat, laut, dan udara. Daerah perlu memperketat mitigasi agar tidak muncul gangguan keamanan maupun pasokan logistik,” ujar Tito dalam arahannya.

Mendagri juga meminta seluruh kepala daerah meningkatkan koordinasi lintas sektor. Menurutnya, ketersediaan pangan, stabilitas harga, serta keamanan lalu lintas memerlukan pengawasan yang terintegrasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga kebencanaan, dan instansi teknis lainnya. “Kesiapsiagaan harus dibangun dari sekarang agar pelayanan publik tetap optimal,” tambahnya.

Rakor tersebut turut menghadirkan paparan dari sejumlah kementerian dan lembaga strategis, termasuk Kementerian Kesehatan, Kemenparekraf, BIN, BMKG, Basarnas, Satgas Pangan Polri, hingga Bapanas. Para gubernur, bupati, wali kota, beserta Forkopimda seluruh Indonesia mengikuti rakor melalui Zoom Meeting dengan ketentuan penggunaan PDH Khaki sesuai arahan Mendagri.

Sesudah rakor, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menegaskan bahwa pemerintah daerah segera menindaklanjuti seluruh arahan pusat. Ia menekankan perlunya penguatan pengawasan lapangan, kesiapan posko terpadu, serta pemetaan titik rawan bencana. “Kami memastikan seluruh elemen Forkopimda bergerak bersama. Masyarakat harus merasakan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran selama masa Nataru,” ujarnya.

Taufik juga menyatakan bahwa koordinasi dengan Bulog, aparat keamanan, dan OPD teknis akan diperketat guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. “Instruksi pusat akan kami jalankan secara penuh,” tutupnya.

Penulis : Joko

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru