Pemerintah Pusat Salurkan Bansos Rice Cooker di Banyuwangi

- Redaksi

Minggu, 14 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat KPM saat menerima Bansos Rice Cooker (Alat Listrik) (IST)

Terlihat KPM saat menerima Bansos Rice Cooker (Alat Listrik) (IST)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah pusat telah memulai penyaluran bantuan sosial (bansos) alat memasak berbasis listrik (AML) berupa Rice Cooker kepada lebih dari sepuluh ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Banyuwangi.

Program ini merupakan inisiatif Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan dikelola oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos-PPKB) Banyuwangi.

Henik Setyorini, Kepala Dinsos-PPKB Banyuwangi, menjelaskan bahwa bansos alat masak listrik ini diberikan kepada 10.813 KPM yang telah diusulkan oleh desa dengan kriteria penduduk miskin sesuai dengan regulasi kementrian. Setiap KPM hanya akan menerima satu unit rice cooker dalam bantuan ini.

“Penyaluran bansos ini sudah dimulai sejak 9 Januari dan akan berlangsung hingga 17 Januari melalui Kantor Pos atau Kantor Kecamatan sesuai jadwal yang telah ditentukan,” kata Henik.

Dia menambahkan bahwa untuk penyaluran dilakukan melalui dua jalur, yaitu melalui Kantor Pos dan Kantor Kecamatan, dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Kantor Pos.

Menanggapi tujuan pemerintah pusat dalam membagikan alat masak berbasis listrik, Henik menjelaskan beberapa aspek, termasuk upaya untuk menjamin akses energi bersih yang terjangkau, andal, dan berkelanjutan.
“Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk mengurangi impor LPG yang digunakan untuk memasak, meningkatkan konsumsi listrik perkapita, dan mendukung teknologi memasak yang lebih bersih,”jelasnya.

Lainnya:

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru