BANGKALAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Bangkalan membuka akses beasiswa pendidikan tinggi bidang pertanian melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang. Program ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian sekaligus mendorong regenerasi petani di daerah.
Kebijakan tersebut disampaikan dalam kegiatan penyerahan Surat Bupati Bangkalan tentang penambahan kuota mahasiswa Polbangtan Malang yang berlangsung di Kampus Polbangtan Malang, Rabu (21/1/2026).
Dalam pertemuan itu dijelaskan, calon mahasiswa jalur reguler Polbangtan Malang berpeluang memperoleh fasilitas bebas biaya pendidikan serta biaya hidup. Besaran kuota dan dukungan pembiayaan disesuaikan dengan jumlah pendaftar dari masing-masing daerah.
Namun demikian, hingga saat ini jumlah pendaftar dari Kabupaten Bangkalan masih relatif terbatas sehingga kuota yang tersedia belum dimanfaatkan secara maksimal.
Selain jalur reguler, Pemerintah Kabupaten Bangkalan juga membuka opsi kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Polbangtan Malang. Melalui skema tersebut, biaya pendidikan mahasiswa akan ditanggung oleh Polbangtan Malang, sementara biaya hidup dapat ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan atau wali mahasiswa.
“Dengan skema MoU, pemerintah daerah memiliki kewenangan penuh dalam proses seleksi, sehingga bisa memprioritaskan anak petani dan masyarakat kurang mampu,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bangkalan, CHK Karyadinata.
Menurut Karyadinata, peluang beasiswa ini merupakan kesempatan besar yang harus dimanfaatkan oleh masyarakat Bangkalan, khususnya generasi muda di sektor pertanian.
“Program ini membuka jalan bagi anak-anak petani Bangkalan untuk menempuh pendidikan pertanian tanpa terbebani biaya. Kami ingin mencetak petani muda yang modern, inovatif, dan berdaya saing,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan pendidikan vokasi pertanian sangat penting untuk menjawab tantangan sektor pertanian ke depan, mulai dari peningkatan produktivitas, adopsi teknologi, hingga pengembangan agribisnis berbasis lokal.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap lahir petani muda, penyuluh pertanian, serta pelaku usaha agribisnis yang mampu mendorong kemajuan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Bangkalan.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








