Pemkab Gunungkidul Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau Lewat Apel Siaga Bencana

Jumat, 25 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GUNUNGKIDUL, RadarBangsa.co.id – Mengantisipasi dampak musim kemarau yang mulai melanda, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi Kering Tahun 2025 di Lapangan Kesatrian, Jumat (25/07/2025). Langkah ini menjadi sinyal awal bahwa daerah yang dikenal memiliki kontur karst dan minim cadangan air itu tengah bersiap menghadapi ancaman krisis air bersih, kekeringan, hingga kebakaran hutan dan lahan.

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, dengan melibatkan lintas unsur—mulai dari BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI-Polri, hingga relawan Basarnas, RAPI, dan ORARI. Kekuatan kolektif tersebut dikerahkan untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan daerah dalam menanggulangi potensi bencana di musim kemarau tahun ini.

Dalam sambutannya, Bupati Endah menggarisbawahi bahwa Gunungkidul secara geografis tergolong rawan terhadap bencana hidrometeorologi kering. Dengan pola hujan yang tidak menentu serta keterbatasan sumber daya air, kewaspadaan masyarakat dan pemerintah menjadi keniscayaan.

“Apel ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini adalah komitmen nyata bahwa kita siap siaga terhadap segala kemungkinan terburuk akibat perubahan iklim yang semakin ekstrem,” tegas Bupati Endah dalam arahannya.

Pemkab Gunungkidul telah menyusun serangkaian langkah strategis untuk mengurangi risiko bencana. Beberapa di antaranya yakni memperluas pembuatan lubang resapan air, mengoptimalkan pemanfaatan sumber air hujan, serta mendorong penggunaan teknologi irigasi hemat air seperti sistem tetes dan pompa tanah bagi sektor pertanian.

Tak hanya itu, upaya antisipatif terhadap kebakaran hutan dan lahan juga terus diperkuat, terutama dengan meningkatkan patroli dan edukasi kepada warga agar tidak sembarangan membakar sampah atau membuka lahan dengan cara yang membahayakan.

Bupati Endah juga menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi stabilitas sosial dan ekonomi daerah. Oleh karena itu, langkah pengamanan produksi padi dan komoditas utama lainnya turut menjadi prioritas, terutama di kawasan rawan kekeringan seperti Tepus, Rongkop, dan Girisubo.

Di akhir kegiatan, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong, berperan aktif, dan membangun budaya sadar bencana. “Kekuatan kita ada pada kolaborasi. Saat semua pihak bergerak bersama, ancaman sebesar apa pun bisa kita hadapi dengan lebih tangguh,” pungkasnya.

Penulis : Paiman

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Berita Terbaru