Pemkab Lamongan–UB Kerja Sama Penguatan SDM dan Solusi Isu Sosial

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Rektor UB Widodo menandatangani kerja sama di Malang, Kamis (5/2/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Rektor UB Widodo menandatangani kerja sama di Malang, Kamis (5/2/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menggandeng Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus merumuskan solusi berbasis riset atas isu kemiskinan dan banjir yang berdampak luas pada masyarakat.
Kesepakatan kerja sama ditandatangani Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Rektor Universitas Brawijaya Widodo di Kampus UB, Kamis (5/2). Kolaborasi ini menjadi landasan sinergi strategis antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam pembangunan berbasis data, riset, dan inovasi.

Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes menegaskan, fokus utama kerja sama adalah peningkatan kualitas SDM untuk mengelola potensi unggulan daerah. Lamongan memiliki sektor strategis seperti pertanian, perikanan, dan peternakan yang membutuhkan penguatan kapasitas, teknologi, serta pendampingan akademik agar bernilai tambah dan berkelanjutan.

“Kolaborasi dengan Universitas Brawijaya diharapkan mendorong pengembangan potensi daerah melalui pendidikan dan penelitian yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Pak Yes.

Selain ekonomi daerah, kerja sama juga diarahkan untuk menangani persoalan sosial. Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Nalikan menyebut penurunan angka kemiskinan sebagai prioritas. Menurutnya, kajian bersama UB akan mengidentifikasi faktor penyebab kemiskinan hingga merumuskan solusi tepat sasaran.

“Tujuannya mencari penyebab dan solusi. Di Lamongan, ada kecamatan dengan wilayah besar namun tingkat kemiskinannya masih tinggi,” kata Nalikan.

Isu banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah Lamongan turut menjadi fokus. Melalui penelitian terapan dan kajian akademik, diharapkan lahir rekomendasi kebijakan dan langkah teknis yang lebih efektif untuk mitigasi banjir serta pengurangan dampak sosial-ekonominya.

Pemkab Lamongan dan UB berkomitmen menjaga sinergi berkelanjutan guna mendorong pembangunan inklusif, berbasis bukti, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga.

“Kerja sama ini kami arahkan agar kebijakan daerah semakin presisi dan manfaatnya dirasakan langsung masyarakat,” tutup Pak Yes.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru