Pemkot Madiun Mantapkan Focal Point dan Review PPRG Jelang Evaluasi PUG 2026

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemantapan focal point dan review PPRG Pemkot Madiun bersama DP3AK Jatim, Selasa (20/1/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemantapan focal point dan review PPRG Pemkot Madiun bersama DP3AK Jatim, Selasa (20/1/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Madiun mematangkan kesiapan menghadapi Evaluasi Pengarusutamaan Gender (PUG) 2026 dengan memperkuat peran focal point dan mereviu Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG). Langkah ini dilakukan melalui kegiatan pemantapan yang digelar Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun pada Selasa (20/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinsos PPPA tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur. Agenda ini menjadi bagian dari persiapan evaluasi PUG yang dilaksanakan dua tahun sekali oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Pemantapan focal point dan review PPRG bertujuan mengukur capaian pelembagaan serta tata kelola pembangunan yang responsif gender di lingkungan Pemkot Madiun. Selain itu, kegiatan ini menilai implementasi PUG pada masing-masing perangkat daerah melalui penelaahan data tahun 2024 dan 2025, sekaligus mensosialisasikan perubahan aplikasi evaluasi Penilaian Penerapan PUG (PPE).

Materi yang disampaikan mencakup revitalisasi PUG, tiga prasyarat utama pelembagaan PUG, serta integrasi perspektif gender dalam seluruh tahapan pembangunan. Mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, pengawasan, hingga pelaporan. Peserta juga dibekali penjelasan teknis pengisian aplikasi, termasuk pentingnya kelengkapan data pada aspek kelembagaan, proses pembangunan, dan rencana kegiatan lima tahunan.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinsos PPPA Kota Madiun, Hani Rachmawati, mengatakan kegiatan ini krusial untuk meningkatkan kualitas penilaian PPE Kota Madiun pada evaluasi mendatang.

“Evaluasi PUG dilaksanakan dua tahun sekali. Data yang dinilai mencakup 2024 dan 2025. Dua tahun lalu Kota Madiun berada pada kategori madya. Ke depan, kami menargetkan naik ke kategori utama,” ujarnya.

Menurut Hani, peserta kegiatan terdiri atas perwakilan focal point dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), tim penggerak dari lima OPD, serta anggota Kelompok Kerja (Pokja) PUG. Evaluasi dilakukan melalui aplikasi resmi KemenPPPA dengan tiga indikator utama, yakni landasan hukum, kelembagaan SDM dan Pokja, serta ketersediaan data terpilah.

Ia mengakui tantangan utama terletak pada pengumpulan dan kelengkapan data karena banyaknya indikator serta keterbatasan waktu dan sumber daya manusia. Meski demikian, Pemkot Madiun berkomitmen memperbaiki dokumentasi dan penginputan data agar proses penilaian berjalan optimal dan berkelanjutan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru