Percepat Penanganan Banjir, Pemkab Lamongan Tambah Durasi Pompa dan Siapkan Perahu Sekolah

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Bojoasri, Kalitengah. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Bojoasri, Kalitengah. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan mempercepat penanganan banjir akibat cuaca ekstrem dengan menambah durasi operasional pompa air, menyalurkan bantuan logistik, serta memfasilitasi perahu karet bagi pelajar di wilayah terdampak terparah.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan, langkah percepatan difokuskan pada pengurangan genangan air dan pemenuhan kebutuhan dasar warga. Hal tersebut disampaikan saat menyalurkan bantuan di Desa Sukorejo, Kecamatan Karangbinangun, dan Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah, Senin (12/1).

“Upaya yang kami lakukan saat ini adalah mempercepat pembuangan air melalui Pintu Kuro dan DAM lainnya dengan menambah kapasitas serta durasi pompa dari kondisi normal,” ujar Yuhronur Efendi, Bupati Lamongan, di sela kegiatan penyaluran bantuan.

Menurutnya, peningkatan durasi pompa menjadi opsi paling memungkinkan mengingat tingginya curah hujan dan terbatasnya jalur pembuangan air. Bersamaan dengan itu, pemerintah daerah juga terus menyalurkan bantuan logistik untuk menjaga daya tahan warga terdampak.

Desa Bojoasri menjadi fokus utama karena kondisi geografisnya yang rendah dan cekung, sehingga genangan air bertahan lebih lama dibanding wilayah lain. Untuk memastikan aktivitas pendidikan tetap berjalan, Pemkab Lamongan menyiapkan perahu karet sebagai sarana transportasi siswa.

“Mulai hari ini kami fasilitasi perahu karet bagi anak-anak sekolah di Bojoasri agar akses pendidikan tetap terjaga. Fasilitas ini akan kami lanjutkan selama masih dibutuhkan,” kata Yuhronur.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji, tambahan gizi, lauk pauk, selimut, paket kebersihan, perlengkapan anak dan lansia, sandang, hingga perlengkapan sekolah. Bantuan ini akan didistribusikan ke lima desa terdampak, yakni Bojoasri, Pomahanjangan, Sukorejo, Waruk, dan Karanganom.

Pemkab Lamongan memastikan evaluasi penanganan banjir dilakukan secara berkala, termasuk kesiapan pompa dan dukungan logistik, sembari menunggu kondisi cuaca membaik dan genangan surut sepenuhnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru