Pesan Ketum Khofifah di HUT Muslimat NU: Ibu-Ibu Kunci Ketahanan Bangsa Saat Krisis Global

Minggu, 29 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah saat peringatan HUT ke-80 Muslimat NU, Minggu (29/3/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Khofifah saat peringatan HUT ke-80 Muslimat NU, Minggu (29/3/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan peran strategis ibu-ibu sebagai pilar utama ketahanan bangsa di tengah dunia yang dilanda ketidakpastian global.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam momentum HUT ke-80 Muslimat NU pada 29 Maret 2026, yang mengusung tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneduhkan Peradaban.”

Dalam keterangannya, Khofifah mengajak seluruh jajaran Muslimat NU, mulai dari pengurus pusat hingga anggota di daerah dan luar negeri, untuk melanjutkan perjuangan organisasi dengan memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi keluarga.

Ia menilai kondisi global saat ini, termasuk dampak perang, krisis energi, dan ancaman ekonomi, berpotensi memengaruhi stabilitas nasional. Karena itu, peran keluarga—khususnya ibu—menjadi kunci dalam menjaga ketangguhan masyarakat.

Menurut Khofifah, tiga tema utama HUT Muslimat NU bukan sekadar slogan, melainkan fondasi penting dalam membangun masyarakat berbudaya dan berdaya tahan tinggi. Ia menyebut bahwa di tengah guncangan global, bangsa Indonesia membutuhkan pegangan nilai yang kuat.

Lebih lanjut, Khofifah menekankan pentingnya kemandirian sebagai titik sentral dalam membangun umat dan bangsa. Ia juga mengingatkan agar ibu-ibu memperkuat ekonomi keluarga dengan sikap hemat, gotong royong, dan solidaritas sosial.

“Dalam kondisi dunia yang bergejolak, ibu-ibu adalah benteng utama keluarga dan masyarakat. Jika ibu-ibu kuat, maka bangsa juga akan kuat,” ujar Khofifah.

Ia juga menegaskan pentingnya peran ibu dalam pendidikan generasi. “Dalam ajaran Islam disebutkan, Al Ummu Madrasatul Ula, ibu adalah sekolah pertama dan paling fundamental,” tambahnya.

Mengutip Surat An-Nisa ayat 9, Khofifah mengingatkan pentingnya membangun generasi yang tangguh dan tidak lemah, serta keluarga yang sejahtera dan berdaya.

Khofifah menilai ketegangan global yang terjadi saat ini tidak hanya berdampak pada level negara, tetapi juga langsung dirasakan oleh keluarga. Ia menyoroti bahwa dampak paling berat dari konflik dan kebuntuan politik dunia sering kali ditanggung oleh rumah tangga, khususnya perempuan.

Dalam konteks ini, Muslimat NU diharapkan mampu menjadi motor penggerak penguatan masyarakat, baik melalui pendidikan, kegiatan sosial, maupun pemberdayaan ekonomi.

Ia juga menegaskan bahwa Muslimat NU akan terus hadir melalui berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan umat dan menjaga nilai-nilai kemanusiaan serta kebangsaan.

Di akhir pernyataannya, Khofifah menyampaikan harapan agar para pemimpin dunia dapat mengedepankan perdamaian dan menghindari konflik berkepanjangan.

“Kalau pemimpin dunia masih bersitegang, maka yang paling berat dampaknya adalah keluarga. Namun Muslimat NU siap menguatkan diri dan menjaga keluarga tetap tangguh dalam kesederhanaan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru