PKK Desa Sumberame Gresik, Tampilkan Potensi dan Program Unggulan

- Redaksi

Senin, 2 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ning Nurul (kiri) saat melihat kerajinan tas tali kur hasil kerajinan PKK Sumberrame (IST)

Ning Nurul (kiri) saat melihat kerajinan tas tali kur hasil kerajinan PKK Sumberrame (IST)

GRESIK, RadarBangsa.co.id – Tim Penggerak PKK Desa Sumberame, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, berpartisipasi dalam Pembinaan 10 Program Pokok PKK Tahun 2024 yang dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik, Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad, pada hari Jumat (30/8/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Desa Sumberame, termasuk program-program kerja yang telah disusun. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan buku-buku administrasi PKK karena tertib administrasi merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

“Pengelolaan administrasi yang baik menjadi salah satu indikator kesuksesan pengelolaan organisasi, termasuk PKK desa. Tertib administrasi ini mempermudah perencanaan, evaluasi, dan pelaporan kegiatan,” ujar Ning Nurul, sapaan akrab Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik, dalam sambutannya.

Ning Nurul juga menekankan tiga hal penting dalam program prioritas PKK, yaitu potensi desa, kekurangan desa, dan budaya desa. Jika ketiganya berjalan dengan baik, maka program PKK di tingkat yang paling bawah, yaitu Dasa Wisma, akan menjadi pilar utama untuk mengatasi berbagai masalah di tingkat desa.

Selain itu, Ning Nurul juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadapi berbagai permasalahan keluarga seperti stunting, pencegahan perkawinan anak (Cepak), dan pola asuh anak di era digital (Paredi) melalui pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK).

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sumberame, Lucky Budi Lestari, dalam sambutannya, tidak hanya melaporkan kegiatan-kegiatan yang ada di desa, tetapi juga memperkenalkan produk-produk lokal yang dibuat oleh ibu-ibu PKK sebagai bagian dari potensi desa.

“Kami memiliki produk makanan kecil seperti jamur, jamu serbuk, jamu cair dalam kemasan botol, serta kerajinan bunga dari kantong plastik bekas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberame, H. Sueb Wahyudi, menyatakan keyakinannya bahwa kader PKK desa memiliki sumber daya manusia yang kompeten. “Diharapkan mampu membantu pemerintah desa dalam meningkatkan program-program prioritas desa serta mengatasi isu-isu yang menjadi fokus PKK, seperti stunting, Cepak, dan Paredi,”jelasnya.

Lainnya:

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru