PKK Pasuruan Dorong Gerakan Pangan Aman untuk Tekan Stunting

Kamis, 6 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny. Temi Yudha Triwidya Sasongko, bersama pengurus PKK saat membuka Sosialisasi Gerakan Selamatkan Pangan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Rabu (5/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny. Temi Yudha Triwidya Sasongko, bersama pengurus PKK saat membuka Sosialisasi Gerakan Selamatkan Pangan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Rabu (5/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Gerakan Selamatkan Pangan yang diinisiasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan tak sekadar ajang seremonial. Di tengah ancaman stunting dan rendahnya kesadaran gizi, program ini menjadi langkah konkret pemberdayaan keluarga agar lebih peduli pada pangan bergizi dan aman dikonsumsi anak-anak sekolah.

Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Rabu (5/11/2025), menjadi pusat kegiatan penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Pasuruan. Pokja III Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggelar sosialisasi “Gerakan Selamatkan Pangan” sebuah inisiatif yang bertujuan mengedukasi masyarakat, terutama keluarga dan sekolah, tentang pentingnya keamanan pangan serta gizi seimbang bagi anak-anak.

Acara ini dibuka oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny. Temi Yudha Triwidya Sasongko, yang menegaskan bahwa isu pangan bukan hanya soal ketersediaan, tetapi juga soal kesadaran. Menurutnya, pendidikan gizi sejak dini merupakan pondasi untuk menciptakan generasi sehat dan produktif.

“Gerakan ini harus menjadi bagian dari gaya hidup keluarga. Anak-anak Pasuruan harus makan aman, bergizi, dan ceria belajar,” ujarnya dalam sambutan.

Ketua Pokja III TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny. Putri Harris, menambahkan bahwa gerakan ini dirancang untuk memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting. Dengan memberikan pemahaman soal pola makan sehat, masyarakat diharapkan mampu mengelola bahan pangan lokal agar lebih bernilai gizi tanpa bergantung pada produk olahan pabrikan.

“Kita ingin setiap keluarga memahami bahwa asupan bergizi bisa berasal dari dapur sendiri, asal dikelola dengan benar,” tuturnya.

Kegiatan ini dihadiri puluhan peserta, mulai dari pengurus PKK tingkat kabupaten hingga kecamatan, serta para kepala sekolah dasar. Mereka mendapatkan pelatihan langsung dari sejumlah narasumber, di antaranya Chef Khoiron dari K.Gallery Hotel, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, serta perwakilan PKK yang telah berpengalaman dalam program ketahanan pangan rumah tangga. Materi yang dibawakan tidak hanya teori, tetapi juga praktik langsung seperti membuat menu sehat dari bahan lokal.

Menurut Ny. Temi, gerakan pangan aman ini sejalan dengan 10 program pokok PKK, terutama poin tentang pangan, kesehatan, serta pendidikan dan keterampilan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat gerakan ini.

“Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian harus memastikan pasokan bahan pangan segar dan aman. Sementara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) perlu memperkuat dukungan bagi BUMDes agar mampu mengelola kantin sehat di desa dan sekolah,” jelasnya.

Ia juga menyerukan agar kepala sekolah di Kabupaten Pasuruan mulai menerapkan standar kantin sehat serta mengintegrasikan literasi gizi dalam kegiatan belajar. Sementara bagi pengurus PKK kecamatan, diharapkan menjadi ujung tombak edukasi keluarga mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola hidup bersih.

“Perubahan besar berawal dari rumah. PKK punya peran strategis untuk memastikan setiap ibu tahu bagaimana menyiapkan makanan aman bagi anak-anaknya,” kata Temi menutup acara.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru