Poliklinik Tumbuh Kembang RS Ruslan Jadi Magnet Baru Kurangi Stunting

Kamis, 27 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Upaya Pemerintah Kota Mataram menekan angka stunting semakin ditopang oleh tingginya minat masyarakat terhadap Poliklinik Tumbuh Kembang Anak Rumah Sakit H. Moh Ruslan. Sejak beroperasi awal 2024, layanan ini berkembang menjadi salah satu pusat rujukan yang paling aktif dikunjungi, terutama bagi orang tua yang mencari penanganan komprehensif untuk gangguan tumbuh kembang dan risiko stunting.

Pemerintah menargetkan prevalensi stunting turun hingga lima persen pada akhir 2025. Tren penurunan sudah terlihat, di mana angka stunting per September 2025 tercatat 6,03 persen, membaik dari 6,7 persen pada Mei lalu. Meski pergerakannya masih fluktuatif, penurunan tersebut menjadi sinyal bahwa intervensi dini di fasilitas kesehatan mulai menunjukkan hasil.

Direktur Utama RS H. Moh Ruslan, dr. Hj. Eka Nurhayati, mengatakan peningkatan kunjungan membuktikan bahwa masyarakat semakin sadar pentingnya deteksi pertumbuhan sejak usia dini.
“Antusiasme orang tua sangat tinggi. Poliklinik ini kami hadirkan untuk mempercepat penanganan hambatan tumbuh kembang, termasuk stunting,” ujarnya, Rabu (27/11/2025).

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dokter spesialis tumbuh kembang dengan berbagai disiplin lain membuat penanganan lebih tepat sasaran. “Model integratif ini memungkinkan kami memantau, mendiagnosis, sekaligus melakukan intervensi lanjutan secara terukur,” kata Eka.

Seorang tenaga ahli tumbuh kembang RS Ruslan, yang enggan disebutkan namanya, menilai keberadaan poliklinik ini telah memperbaiki pola rujukan. “Kasus-kasus keterlambatan bicara dan gizi kini datang lebih cepat untuk diperiksa. Ini sangat membantu menekan risiko stunting sejak fase awal,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Mataram berharap fasilitas ini menjadi pengungkit besar dalam mencapai target penurunan stunting tahun depan. “Fokusnya bukan hanya fisik, tetapi juga perkembangan mental dan sosial anak,” tutup Eka.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru