Polisi Sita Honda yang Dipakai Remaja Hendak Tawuran di Kendal

Jumat, 7 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Polres Kendal menyita sepeda motor Honda akan digunakan tiga remaja hendak melakukan aksi tawuran. Kendaraan tersebut  telah diamankan bersama seorang remaja berinisial R dan sejumlah barang bukti lainnya.

Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy mengatakan, penyitaan dilakukan setelah warga menggagalkan aksi para remaja yang melintas sambil membawa senjata tajam di Jalan Soekarno-Hatta, depan gang masuk SMK Bhakti Persada, Desa Jambearum, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

“Honda Vario tersebut digunakan oleh tiga remaja yang berboncengan menuju lokasi yang diduga telah disepakati untuk tawuran. Salah satu di antaranya membawa senjata tajam jenis corbek,” ujar Kapolres saat konferensi pers di Mapolres Kendal, Kamis (6/8/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, rencana tawuran bermula dari tantangan melalui media sosial Instagram dari akun bernama KTG (Kampung Tengah). Setelah menerima informasi mengenai lokasi pertemuan, ketiga remaja itu meminjam satu bilah senjata tajam jenis corbek sepanjang 167 sentimeter sebelum berangkat menggunakan Honda Vario.

Saat melintas di kawasan Perum Perumda, warga yang melihat salah seorang remaja membawa senjata tajam langsung melakukan pengejaran. “Ketiganya akhirnya berhasil diamankan di Jalan Soekarno-Hatta dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Patebon untuk menjalani proses hukum,”sebut Kapolres.

Selain menyita sepeda motor Honda Vario, polisi juga mengamankan satu bilah senjata tajam jenis corbek sepanjang 167 sentimeter, satu unit telepon genggam Infinix Hot 50, dan satu unit iPhone 11 sebagai barang bukti.

Polisi menduga sepeda motor tersebut digunakan sebagai sarana untuk menuju lokasi tawuran, sedangkan corbek disiapkan untuk digunakan saat bentrokan antarkelompok.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 307 Ayat (1) KUHP tentang kepemilikan atau penguasaan senjata pemukul, penikam, atau penusuk tanpa hak. Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara.

Polres Kendal mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, termasuk penggunaan media sosial yang kerap menjadi sarana provokasi hingga memicu aksi tawuran.

 

 

Penulis : Tim

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas
Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta
Karhutla Jember Mulai Mereda, Perhutani Ingatkan Bahaya Bakar Hutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 05:26

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:43

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Berita Terbaru