Polres dan IPPAT Lamongan Bersatu Hadapi Ancaman Mafia Tanah

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menerima kunjungan silaturahmi dari Pengurus Daerah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kabupaten Lamongan di Mapolres Lamongan, Kamis (16/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menerima kunjungan silaturahmi dari Pengurus Daerah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kabupaten Lamongan di Mapolres Lamongan, Kamis (16/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Upaya menjaga ketertiban administrasi pertanahan di Kabupaten Lamongan terus diperkuat. Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menerima kunjungan silaturahmi dari Pengurus Daerah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Lamongan di Mapolres setempat, Kamis (16/10/2025).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan serta Ketua Pengda IPPAT Lamongan, Indah Supraptiwi, bersama jajaran pengurus daerah. Kegiatan ini menjadi wadah mempererat hubungan antara aparat penegak hukum dan lembaga profesi di bidang pertanahan.

Kapolres Agus Dwi Suryanto menyampaikan apresiasi atas inisiatif IPPAT yang berupaya membangun komunikasi aktif dengan kepolisian. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mencegah praktik mafia tanah yang kerap merugikan masyarakat dan menghambat kepastian hukum.

“Sinergi antara IPPAT dan kepolisian merupakan langkah strategis untuk mencegah tindak pidana pertanahan. Melalui kerja sama ini, kita ingin memastikan hak-hak masyarakat atas tanah terlindungi dan tertib administrasi dapat terwujud,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap legalitas kepemilikan tanah. Dengan memahami proses sertifikasi dan prosedur hukum yang benar, warga diharapkan dapat menghindari potensi sengketa maupun penipuan yang kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Sementara itu, Ketua Pengda IPPAT Lamongan Indah Supraptiwi menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan Polres Lamongan dalam memberikan edukasi publik. Sosialisasi mengenai administrasi pertanahan dan pencegahan konflik lahan, kata dia, menjadi prioritas bersama.

“Kami ingin turut serta dalam menjaga ketertiban di bidang pertanahan melalui edukasi kepada masyarakat. Sinergi dengan kepolisian akan memperkuat langkah kami agar administrasi pertanahan di Lamongan semakin tertib dan transparan,” tutur Indah.

Melalui silaturahmi ini, kedua lembaga sepakat memperkuat koordinasi dalam penegakan hukum di sektor pertanahan serta mendukung program pemerintah untuk menciptakan tata kelola lahan yang aman dan berkeadilan.

“Harapan kami, kolaborasi ini bisa menjadi contoh sinergi positif antara lembaga profesi dan aparat penegak hukum dalam menciptakan kepastian hukum serta mencegah munculnya praktik mafia tanah,” ujar Kapolres Agus menutup pertemuan tersebut.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru