Polres Lamongan Tak Main-Main, Jalur ke Gresik dan Mojokerto Dijaga Ketat Jelang Pengesahan Warga Baru PSHT

- Redaksi

Sabtu, 28 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Lamongan siaga penuh amankan pengesahan PSHT. Semua demi kondusivitas dan keselamatan bersama. | Foto Dok Ho/RadarBangsa

Polres Lamongan siaga penuh amankan pengesahan PSHT. Semua demi kondusivitas dan keselamatan bersama. | Foto Dok Ho/RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polres Lamongan mengerahkan sebanyak 133 personel guna mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan pengesahan warga baru Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang digelar di wilayah Kabupaten Gresik dan Mojokerto. Kegiatan pengamanan dilakukan melalui skema Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) selama dua hari, mulai 27 hingga 28 Juni 2025.

“Langkah ini sebagai bentuk kesiapsiagaan kami untuk mendukung terciptanya situasi aman selama kegiatan pengesahan PSHT di wilayah sekitar Lamongan,” tegas Kapolres Lamongan, AKBP Yakhob Silvana Delareskha melalui Kasi Humas IPDA M. Hamzaid, S.Pd, Jumat (28/6/2025).

Pengamanan difokuskan pada titik-titik perbatasan yang menjadi jalur masuk ke wilayah Gresik dan Mojokerto dari arah Lamongan. Tujuannya adalah untuk mencegah masuknya pihak yang tidak berkepentingan ke lokasi acara, termasuk penggembira atau simpatisan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan gangguan kamtibmas.

“Tidak semua harus datang langsung ke lokasi. Kita ingin pengesahan berlangsung sakral, tertib, dan tidak terganggu oleh kerumunan di luar peserta resmi,” tambah Hamzaid.

Personel yang disiagakan di lapangan melakukan penyekatan dan pemeriksaan kendaraan secara ketat. Pemeriksaan meliputi kelengkapan surat-surat seperti SIM, STNK, serta identitas pengemudi, sekaligus mengecek kondisi teknis kendaraan untuk memastikan kesesuaian dengan aturan lalu lintas yang berlaku. Bagi pelanggar, tindakan tegas berupa tilang langsung diterapkan.

“Ini bukan semata penindakan, tapi bagian dari upaya preventif. Kami ingin memastikan tidak ada potensi gangguan dari pengguna jalan yang tidak bertanggung jawab,” ujar IPDA Hamzaid.

Selain pengamanan fisik, Polres Lamongan juga mengimbau masyarakat, terutama simpatisan PSHT, untuk tidak melakukan perjalanan ke luar daerah tanpa tujuan yang jelas. Warga diminta untuk menghormati aturan dan menjaga ketertiban agar wilayah Lamongan dan sekitarnya tetap aman dan damai selama momentum pengesahan berlangsung.

“Kami minta masyarakat menahan diri. Jangan sampai niat mendukung justru menimbulkan masalah baru di jalan raya atau titik pengesahan,” tegasnya.

Menurutnya, langkah sinergis ini merupakan bentuk komitmen Polres Lamongan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus sebagai dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan organisasi kemasyarakatan secara damai dan tertib.

“Seluruh jajaran kami siap mendukung kegiatan masyarakat selama dilakukan dengan tertib, terkoordinasi, dan sesuai dengan hukum. Mari jaga bersama situasi yang kondusif ini,” pungkas IPDA Hamzaid.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru