Polsek Laren Ingatkan Warga Bahaya Judi Online dan Pinjol, Ini Resikonya

Kamis, 20 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Laren saat melaksanakan patroli dialogis dan Harkamtibmas di Desa Laren, Kamis (20/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Laren saat melaksanakan patroli dialogis dan Harkamtibmas di Desa Laren, Kamis (20/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Polsek Laren melaksanakan patroli dialogis dan kegiatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) dengan menyasar warga dan pemuda Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan sosialisasi dan imbauan agar masyarakat, khususnya remaja dan usia produktif, menjauhi judi online dan pinjaman online (pinjol) yang dapat menimbulkan dampak sosial dan ekonomi.

Patroli berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Petugas menyampaikan pesan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat sebagai upaya mencegah warga terjerat aktivitas judi online maupun pinjol.

AIPTU Sukartono mengatakan, masyarakat dan kalangan pemuda perlu memahami risiko yang dapat muncul apabila terlibat dalam judi online maupun pinjol. Menurutnya, persoalan tersebut perlu dicegah sejak dini agar tidak menimbulkan masalah yang lebih besar bagi warga.

“Jangan sampai masyarakat, terutama remaja dan usia produktif, terjerat judi online maupun pinjol,” ujar Sukartono.

Ia menegaskan, keterlibatan dalam aktivitas tersebut dapat berdampak terhadap kondisi kehidupan keluarga. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dan tidak mudah terpengaruh aktivitas yang dapat menimbulkan persoalan ekonomi.

“Tegasnya, masyarakat harus menjauhi judi online dan pinjol agar tidak menimbulkan masalah yang merugikan diri sendiri maupun keluarga,” tegasnya.

Sukartono menambahkan, petugas juga menyampaikan adanya konsekuensi terhadap bantuan sosial pemerintah apabila penerima bantuan terlibat dalam aktivitas yang menjadi perhatian tersebut. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil risiko yang dapat berujung pada pemblokiran atau pemutusan bantuan.

“Bantuan seperti PKH sangat ditunggu oleh keluarga. Jangan sampai karena persoalan tersebut bantuan yang selama ini diharapkan justru terdampak,” tambahnya.

Kegiatan patroli dialogis dan Harkamtibmas tersebut melibatkan AIPTU Sukartono dan BRIPDA Mirza. Petugas berharap sosialisasi yang diberikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Laren untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus menghindari aktivitas yang berpotensi merugikan keluarga.

Sukartono menutup kegiatan dengan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan memberikan perhatian kepada kalangan remaja serta usia produktif agar tidak terjerumus dalam judi online maupun pinjol.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Berita Terbaru