LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Kepolisian Sektor (Polsek) Tikung bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lamongan melakukan pendampingan penyaluran bantuan sosial kepada seorang Anak penderita kanker di Perumahan GPI Blok C2 Nomor 42, Desa Takeranklating, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam memperkuat perlindungan sosial dan memastikan bantuan tepat sasaran.
Pendampingan tersebut melibatkan Baznas Kabupaten Lamongan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Kepala Desa Takeranklating, Bhabinkamtibmas Desa Takeranklating, serta Kepala Dusun (Kasun) setempat. Kehadiran unsur kepolisian bertujuan memastikan proses penyaluran bantuan berjalan aman, tertib, dan transparan.
Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, S.H., mengatakan keterlibatan Polsek Tikung merupakan wujud kehadiran negara dalam mendukung warga yang sedang menghadapi kondisi kesehatan serius.
“Kami mendampingi penyaluran bantuan ini agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Kehadiran Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan haknya,” ujar AKP Anang Purwo Widodo di sela kegiatan.
Bantuan yang disalurkan Baznas Kabupaten Lamongan berupa uang tunai sebesar Rp5 juta sebagai bantuan awal, serta bantuan lanjutan sebesar Rp500 ribu setiap bulan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga, terutama untuk kebutuhan pengobatan dan perawatan kesehatan.
AKP Anang menambahkan, pendampingan sosial semacam ini juga berfungsi menjaga stabilitas dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
“Kegiatan kemanusiaan seperti ini memiliki dampak langsung bagi warga. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan memberikan semangat bagi yang sedang sakit,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Takeranklating, Yasmuin, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas perhatian Baznas dan dukungan Polsek Tikung terhadap warganya. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan warga yang membutuhkan tidak terlewat dari program bantuan sosial.
“Kami dari pemerintah desa sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang menjalani pengobatan jangka panjang,” kata Yasmuin.
Ia juga menegaskan pemerintah desa akan terus berkoordinasi dengan Baznas dan instansi terkait untuk memantau kondisi warga penerima bantuan.
Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan dan penyaluran bantuan berlangsung aman, lancar, dan terkendali. Kehadiran unsur kepolisian, tenaga kesehatan, serta perangkat desa dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan akuntabilitas program bantuan sosial.
Melalui pendampingan ini, Polsek Tikung menegaskan komitmennya mendukung program kemanusiaan dan penguatan jaring pengaman sosial di tingkat desa.
“Sinergi seperti ini perlu terus dijaga agar bantuan benar-benar berdampak bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkas AKP Anang Purwo Widodo.
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








