Polsek Tikung Kawal Program P2B, Pastikan Pangan Warga Lamongan Tetap Aman

Jumat, 24 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Tikung patroli lahan pertanian warga di Desa Pengumbulanadi, Kamis (23/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota Polsek Tikung patroli lahan pertanian warga di Desa Pengumbulanadi, Kamis (23/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Aparat kepolisian mulai terlibat aktif dalam penguatan ketahanan pangan di tingkat desa. Polsek Tikung melakukan patroli langsung ke lahan pertanian warga dalam program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Pengumbulanadi, Kecamatan Tikung, Kamis (23/4/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional swasembada pangan, sekaligus memastikan kondisi pertanian di wilayah tetap aman dan produktif di tengah cuaca yang tidak menentu.

Petugas yang terlibat dalam kegiatan tersebut di antaranya AIPTU Abdul Kholiq, AIPTU Sukardi, AIPDA Toni Wijayanto, dan AIPDA M. Fathurozi AR. Mereka melakukan patroli dialogis dengan petani sekaligus memantau kondisi tanaman padi di lapangan.

AIPTU Abdul Kholiq menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan kondisi tanaman padi relatif baik. “Dari hasil dialog dengan petani, tanaman tumbuh subur. Saat ini juga sudah mendapat aliran air setelah beberapa hari sebelumnya tidak turun hujan,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran polisi di sektor pertanian bukan sekadar pengamanan, tetapi juga bentuk pengawasan dan dukungan terhadap program strategis pemerintah. “Kami ingin memastikan program P2B benar-benar berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Dari sisi dampak publik, patroli ini memberi rasa aman bagi petani sekaligus memastikan distribusi air dan kondisi lahan tetap terpantau. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas produksi pangan di tingkat lokal.

Selain itu, pendekatan langsung ke petani memungkinkan aparat mengetahui kendala di lapangan lebih cepat, mulai dari persoalan irigasi hingga potensi gangguan keamanan.

Program P2B sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan berbasis desa. Dengan pengawasan rutin, diharapkan hasil pertanian tetap optimal dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami akan terus lakukan pemantauan agar pertanian tetap berjalan baik dan masyarakat tidak mengalami kesulitan pangan,” pungkas Abdul Kholiq.

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif, serta menjadi bagian dari sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan berkelanjutan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru