LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Tikung mengintensifkan patroli dialogis di sejumlah wilayah Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jumat (4/9/2026) malam. Kegiatan tersebut diarahkan tidak hanya untuk memantau situasi, tetapi juga memperkuat komunikasi dengan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB itu menyasar Desa Bakalanpule, Jalan Raya Lamongan-Mantup hingga kawasan Masjid Namira. Empat personel dikerahkan, yakni Aiptu Budi S, Aiptu Ketut GB, Aiptu Subur Eko dan Aipda Yateno.
Dalam patroli tersebut, personel berinteraksi langsung dengan masyarakat yang ditemui. Warga diberikan pesan kamtibmas sekaligus diajak berperan aktif menyampaikan informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan.
Aiptu Budi S mengatakan, patroli dialogis menjadi sarana bagi kepolisian untuk mengetahui kondisi keamanan secara langsung sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Patroli ini bukan sekadar berkeliling, tetapi kami juga menyempatkan diri bertemu dan berdialog dengan warga. Dari komunikasi seperti ini, kami bisa mengetahui situasi di lingkungan sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas,” ujar Aiptu Budi S.
Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada kepolisian. Keterlibatan masyarakat diperlukan untuk mengenali dan mencegah potensi gangguan sejak awal.
Ia meminta warga tidak ragu melaporkan kondisi yang mencurigakan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami mengimbau warga untuk tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Lebih baik segera diinformasikan agar bisa ditindaklanjuti,” himbaunya.
Pesan kamtibmas juga disampaikan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif, terutama pada malam hari ketika aktivitas warga mulai berkurang.
Aiptu Budi menegaskan, patroli dialogis akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Tikung. Kepolisian juga mendorong terbangunnya komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga potensi persoalan dapat diketahui lebih awal.
“Keamanan lingkungan akan lebih mudah terjaga kalau polisi dan masyarakat saling bekerja sama. Kami ingin membangun kebiasaan komunikasi yang baik, sehingga setiap persoalan bisa diketahui dan dicegah sedini mungkin,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, personel melakukan pemantauan sekaligus berdialog dengan warga di sejumlah lokasi. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol dan situasi secara umum terpantau aman serta kondusif.
Kepolisian tetap mengingatkan masyarakat untuk menjaga kewaspadaan dan tidak mengabaikan keamanan lingkungan sekitar.
“Alhamdulillah, selama patroli situasi aman dan kondusif. Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya ketika ada kejadian, tetapi juga untuk mencegah agar gangguan kamtibmas tidak sampai terjadi,” tutup Aiptu Budi S.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar