YOGYAKARTA, RadarBangsa.co.id – Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur meraih empat penghargaan nasional dalam ajang The 11th Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2026. Penghargaan tersebut diumumkan pada malam penganugerahan di Taman Budaya Embung Giwangan, Yogyakarta, Jumat (13/2/2026).
Empat penghargaan yang diraih meliputi kategori Pemimpin Kehumasan Inspiratif untuk Kepala Biro Adpim Jatim Pulung Chausar, Insan Public Relations (PR) Madya untuk Zainal Muttaqin (Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan), Insan PR Muda untuk I Gede Alfian Septamiarsa (Ketua Tim Komunikasi Pimpinan), serta kategori Kanal Digital Kehumasan untuk aplikasi PASTI MAPAN.
Ajang PRIA merupakan kompetisi kehumasan berskala nasional yang diikuti kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dan korporasi. Proses seleksi dilakukan melalui tahapan administrasi, riset, presentasi program, hingga penjurian ketat oleh praktisi dan akademisi komunikasi.
Kepala Biro Adpim Jatim Pulung Chausar menyatakan capaian tersebut menjadi indikator penguatan tata kelola komunikasi publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan refleksi kerja kolektif tim dalam menghadirkan komunikasi publik yang adaptif, transparan, dan berdampak,” ujarnya.
Ia menegaskan, fungsi kehumasan pemerintah saat ini tidak lagi sebatas penyebaran informasi, tetapi berperan dalam pengelolaan kepercayaan publik (public trust management). Di tengah arus informasi digital yang cepat dan dinamis, kecepatan respons, validitas data, serta konsistensi narasi menjadi faktor penentu kredibilitas pemerintah.
Salah satu inovasi yang mendapat pengakuan nasional adalah aplikasi PASTI MAPAN (Pusat Data dan Informasi Terintegrasi Penyiapan Materi, Komunikasi, Publikasi dan Dokumentasi Pimpinan). Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan proses penyiapan materi pimpinan, distribusi informasi, dokumentasi kegiatan, hingga pelaporan berbasis data.
“Melalui sistem digital tersebut, pengelolaan komunikasi pimpinan menjadi lebih efisien, terdokumentasi dengan baik, dan akuntabel. Ini mendukung pengambilan kebijakan berbasis data,” jelas Pulung.
Menurutnya, penguatan komunikasi publik menjadi fondasi penting dalam mendukung arah pembangunan Jawa Timur sebagai pusat pertumbuhan nasional. Pemerintah daerah membutuhkan sistem komunikasi yang responsif dan profesional untuk menjaga stabilitas informasi, terutama dalam isu-isu strategis yang berdampak pada masyarakat.
CEO PR Indonesia Group, Asmono Wikan, menilai peran public relations semakin strategis dalam menentukan reputasi institusi.
“Kerja-kerja komunikasi sekarang berdampak langsung. PR bukan lagi fungsi pendukung, tetapi bagian utama dalam membangun nilai organisasi,” katanya.
Ia menambahkan, standar penilaian PRIA terus ditingkatkan seiring meningkatnya jumlah peserta setiap tahun. Seleksi dilakukan ketat untuk memastikan program yang terpilih memiliki inovasi, keberlanjutan, dan dampak nyata.
“Saya mendorong para pemenang untuk bisa berkompetisi di level internasional,” ujarnya.
Keberhasilan Biro Adpim Jatim meraih empat penghargaan sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun kolaborasi, sinergi, dan inovasi komunikasi publik yang berkelanjutan.
“Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan komunikasi publik bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkas Pulung.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








