PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Probolinggo mulai mempercepat penataan kawasan ruang terbuka hijau melalui program Probolinggo Bersolek. Langkah awal diwujudkan dengan penanaman lebih dari 200 bunga bougenville di sepanjang jalur jogging track Gladak Serang hingga Jalan Maramis, Kelurahan Kanigaran, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan yang melibatkan unsur pemerintah, TNI-Polri, TP PKK, perangkat kelurahan, RT/RW, dan masyarakat itu menjadi bagian dari upaya mempercantik kawasan publik sekaligus menyiapkan Gladak Serang sebagai destinasi wisata baru di Kota Probolinggo.
Sebelum penanaman dilakukan, Wali Kota Probolinggo Aminuddin bersama Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani mengikuti senam bersama warga. Aksi tersebut dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan lingkungan dan penanaman bunga di sepanjang bibir sungai.
Camat Kanigaran Purwanto Novianto mengatakan penataan kawasan bermula dari keinginan bersama untuk mengoptimalkan potensi jogging track sebagai ruang publik yang lebih menarik. Karena itu, pemerintah dan masyarakat bergotong royong menata kawasan agar lebih bersih, hijau, dan nyaman dikunjungi.
Menurut Purwanto, kawasan Gladak Serang memiliki potensi besar menjadi ruang rekreasi masyarakat apabila ditata secara berkelanjutan. Penanaman bougenville dipilih sebagai langkah awal memperindah koridor sungai yang selama ini menjadi jalur aktivitas warga.
Wali Kota Aminuddin menegaskan penataan kawasan tidak berhenti pada penghijauan. Pemerintah Kota Probolinggo telah menyiapkan konsep pengembangan Gladak Serang yang terintegrasi dengan kawasan Maramis sebagai ruang publik untuk olahraga, rekreasi, dan aktivitas masyarakat.
“Melalui program Probolinggo Bersolek, kami ingin menghadirkan ruang publik yang hijau, indah, dan nyaman. Kawasan Gladak Serang hingga Maramis akan kami tata menjadi destinasi wisata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun pertumbuhan ekonomi,” kata Aminuddin.
Ia menjelaskan, pemerintah juga merancang pengembangan wisata air di kawasan sungai dengan meningkatkan permukaan air, menjaga kebersihan sungai, memasang sistem filtrasi, hingga menghadirkan ikan hias untuk memperkuat daya tarik kawasan tersebut.
Konsep itu diharapkan menciptakan lingkungan yang lebih asri sekaligus memperluas ruang terbuka hijau bagi masyarakat. Kehadiran kawasan wisata baru juga diproyeksikan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi warga di sekitarnya.
Aminuddin menilai semakin ramai kawasan tersebut dikunjungi, semakin besar peluang pelaku UMKM memasarkan produknya. “Ketika kawasan ini hidup dan ramai dikunjungi masyarakat, tentu akan membuka peluang bagi UMKM untuk berkembang. Pada akhirnya, hal ini akan ikut menggerakkan perekonomian Kota Probolinggo,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Aminuddin juga mengungkapkan rencana pembangunan pada 2027, termasuk penataan Jalan Cokroaminoto menjadi sentra kuliner dengan konsep menyerupai Malioboro di Yogyakarta. Pengembangan kawasan juga diarahkan hingga sisi timur Gladak Serang melalui akses menuju Sumber Sentong.
Kegiatan ditutup dengan pelepasan burung merpati sebagai simbol dimulainya penataan kawasan. Pemerintah berharap program Probolinggo Bersolek menjadi langkah berkelanjutan untuk menghadirkan ruang publik yang lebih tertata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Harapan kami kawasan ini menjadi kebanggaan warga dan memberi manfaat yang luas bagi Kota Probolinggo,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar