Puluhan Biksu Thudong Tiba di Kendal, Singgah Usai Tempuh Ribuan Kilometer Menuju Borobudur

Selasa, 6 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan Perjalanan Biksu Thudong dari berbagai negara sampai di Kabupaten Kendal.(RadarBangsa.co.id).

Rombongan Perjalanan Biksu Thudong dari berbagai negara sampai di Kabupaten Kendal.(RadarBangsa.co.id).

KENDAL, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 36 biksu dari Negara, Thailand, Singapura, Malaysia, dan Indonesia, melakukan perjalanan spiritual Thudong menuju Candi Borobudur, tiba di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Senin (5/5/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kedatangan para bhante ini disambut oleh Forkopimcam Weleri, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), umat Buddha, serta berbagai elemen masyarakat di Aula Kecamatan Weleri.

Rombongan dikawal oleh Laskar Agung Macan Ali (LMA) Nuswantara dari Cirebon.

Thudong sendiri merupakan praktik spiritual tertinggi dalam ajaran Buddha,dilakukan dengan berjalan kaki. Para biksu ini telah menempuh perjalanan sejauh 2.763 kilometer melintasi Thailand, Malaysia, Singapura, dan Indonesia selama 3 bulan 11 hari.

Penanggung jawab Thudong Internasional 2025, Prabu Dias, mengatakan bahwa sambutan masyarakat Indonesia, khususnya di Kecamatan Weleri, menjadi yang paling berkesan sepanjang perjalanan.

“Di Indonesia, disambut luar biasa. Warga memberikan makanan, minuman, bahkan tempat istirahat, termasuk di masjid. Di Weleri ini sangat istimewa, kami bangga,” ujar Prabu.

Ia juga menyebut cuaca panas menjadi tantangan tersendiri.

“Kemarin di Pemalang suhu sampai 44 derajat. Sandal para bhante sudah diganti lebih dari 15 kali rata-rata,” jelasnya.

Prabu menyebut para bhante dijadwalkan tiba di Candi Borobudur pada 10 Mei 2025, akan menginjakkan kaki di stupa paling atas sebelum pukul 17.00 WIB.

Salah satu biksu asal Malaysia, Bhante Beng Ann, mengaku kagum dengan toleransi umat beragama di Kendal. “Indonesia luar biasa. Damai dan penuh toleransi,” katanya.

Sementara Camat Weleri Dwi Cahyono Suryo, mengatakan setelah singgah di Weleri, para bhante melakukan puja dan pemberkatan di Klenteng Tri Dharma Weleri. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Gereja Katolik Santo Antonius Padua, Kendal.

“Penyambutan ini menjadi bukti kuatnya toleransi antarumat beragama di Weleri, sekaligus mengenalkan wilayahnya ke tingkat internasional,”tandas Camat Weleri.

Penulis : Rob

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Cegah Abrasi, Jejak Bumi dan BP-GMN Tanam Mangrove di Pesisir Kendal
BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya
Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:00

Cegah Abrasi, Jejak Bumi dan BP-GMN Tanam Mangrove di Pesisir Kendal

Kamis, 5 November 2026 - 20:53

BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Berita Terbaru