LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia terasa istimewa bagi warga RT 06 RW 07 Perum Griya Permata Insani, Dusun Takeran, Desa Takeranklating, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Sejak pagi, Minggu (31/8/2025), ratusan warga dari anak-anak hingga orang tua memadati jalan kompleks perumahan. Ada yang, mengenakan busana bernuansa nasional, menambah semarak suasana jalan sehat.
Ketua RT 06, Rofik, menyampaikan rasa syukur atas partisipasi masyarakat yang begitu tinggi. Menurutnya, jalan sehat bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi antarwarga.
“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa. Jalan sehat ini kami selenggarakan bukan hanya untuk merayakan kemerdekaan, tapi juga sebagai upaya memperkuat rasa kebersamaan antarwarga,” ujar Rofik.
Ia menambahkan, peringatan HUT RI ke-80 diharapkan mampu memberi pesan penting tentang menjaga kesehatan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme.
“Semoga kegiatan ini bisa memberi manfaat, baik dari sisi kesehatan maupun memperkokoh semangat persatuan,” imbuhnya.
Rofik juga berharap kegiatan jalan sehat dapat menjadi agenda tahunan.
“Harapan kami, jalan sehat bisa menjadi agenda rutin. Karena selain menyehatkan, kegiatan ini menciptakan suasana guyub rukun,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dusun Takeranklating, Irwan, yang hadir dalam kegiatan, memberikan apresiasi tinggi atas semangat warga RT 06.
“Saya bangga melihat semangat warga yang begitu tinggi dalam merayakan HUT RI. Jalan sehat ini adalah wujud nyata bahwa kemerdekaan bisa diperingati dengan cara sehat dan menyenangkan,” ungkap Irwan.
Ia menambahkan, antusiasme warga membuktikan bahwa semangat gotong royong masih terjaga dengan baik.
“Kegiatan ini membuktikan, semangat gotong royong masih terjaga. Semoga menjadi contoh bagi lingkungan lain,” tambahnya.
Selain jalan sehat, acara juga dimeriahkan dengan makan bersama serta pembagian doorprize. Antusiasme warga kian terlihat saat nomor undian dipanggil satu per satu. Sorak gembira pecah setiap kali hadiah dibagikan, menambah keceriaan pagi itu.
Namun bagi warga Perum Griya Permata Insani, hadiah bukanlah yang utama. Kebersamaan, kegembiraan, dan rasa persaudaraan dengan tetangga menjadi nilai berharga yang mereka bawa pulang.
“Yang paling penting bukan hadiahnya, tapi kebersamaan yang tercipta,” ujar salah seorang warga dengan senyum.
Acara berakhir menjelang siang dengan suasana hangat. Meski jalan sehat usai, semangat persatuan dan kebersamaan yang tumbuh di antara warga diharapkan terus hidup, tidak hanya saat peringatan HUT RI, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








