Rakerkonas APINDO ke-33: Pj. Gubernur Adhy Dukung Dunia Usaha

- Redaksi

Kamis, 29 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj.Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono saat menghadiri Rakerkonas ke-33 APINDO di Hotel Novotel Samator Surabaya pada Kamis, (29/08/2024)

Pj.Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono saat menghadiri Rakerkonas ke-33 APINDO di Hotel Novotel Samator Surabaya pada Kamis, (29/08/2024)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menghadiri Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) ke-33 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Hotel Novotel Samator Surabaya pada Kamis, 29 Agustus 2024.

Dalam sambutannya di depan ratusan pengusaha dari berbagai wilayah Indonesia, Adhy Karyono menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, serta perlunya kolaborasi dalam penyusunan regulasi sebagai langkah bersama untuk memajukan perekonomian nasional, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

“Dunia usaha adalah elemen penting, karena ekonomi tidak akan berjalan jika sektor usaha tidak bergerak. Saya yakin, Rakerkonas ini akan memberikan dampak positif,” ujar Pj. Gubernur Adhy.

Adhy juga menyampaikan bahwa regulasi yang mendukung pertumbuhan usaha menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia berkomitmen untuk menyediakan regulasi yang terbaik, terutama dalam hal peningkatan kemudahan perizinan dan kualitas layanan terkait dunia usaha.

“Jika diperlukan, kita akan melakukan terobosan. Bahkan, jika ada pengusaha yang merasa tidak puas dengan pelayanan DPMPTSP kami, mereka dapat berkoordinasi langsung dengan kami,” jelasnya.

Adhy Karyono mengakui bahwa seringkali ada keluhan dari pengusaha terkait perizinan. Oleh karena itu, dalam dua tahun terakhir, Pemprov Jatim telah melakukan reformasi dengan memperhatikan persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan.

“Kami pastikan semua perizinan di Jawa Timur, khususnya yang berada di bawah wewenang kami, tidak akan melebihi Standar Operasional Prosedur (SOP). Seperti diketahui, sistem pelayanan satu atap sangat bergantung pada persyaratan atau regulasi dari Kabupaten/Kota hingga pemerintah pusat,” tambah Pj. Gubernur Jatim.

Ia juga menegaskan bahwa Pemprov Jatim serius dalam mengawal setiap investasi yang masuk ke Jawa Timur. Hasilnya, realisasi investasi di Jawa Timur pada Triwulan II Tahun 2024 mengalami peningkatan signifikan sebesar 14,3% (y-o-y).

“Kami betul-betul mengawal setiap investor, baik asing maupun dalam negeri, untuk memastikan usaha mereka berjalan lancar. Kami menjaga semua aspek makro-ekonomi serta regulasi terkait perizinan,” tegasnya.

Upaya-upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Jatim untuk terus membangun iklim investasi yang kondusif bagi para investor, baik domestik maupun asing. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada Triwulan II 2024 yang tumbuh sebesar 2,87% (q-to-q), atau 4,98% (y-on-y), dan 4,90% secara kumulatif, menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa.

Pada akhir sambutannya, Pj. Gubernur Adhy menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh peserta Rakerkonas APINDO ke-33, serta mengucapkan terima kasih atas terpilihnya Surabaya, Jawa Timur sebagai tuan rumah tahun ini.

“Semoga Rakerkonas ini berjalan dengan baik. Kami berharap kebersamaan ini tidak hanya terjalin saat penentuan UMK, tetapi juga dalam mendukung kontribusi pengusaha bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” tutupnya.

Ketua Umum APINDO, Shinta Kamdani, sejalan dengan Adhy, menyampaikan komitmen APINDO dalam mendukung percepatan transformasi ekonomi, peningkatan investasi, serta penciptaan lapangan kerja dan pengembangan tenaga kerja terampil yang berdaya saing.

“Kita sedang berjuang, seperti dalam sebuah peperangan, untuk meningkatkan perekonomian kita,” kata Shinta.

Ia menambahkan bahwa momen pergantian kepemimpinan saat ini adalah waktu yang tepat bagi APINDO untuk turut mengawal berbagai kebijakan baru. Kepemimpinan baru membuka peluang lebih besar bagi pengusaha untuk berperan sebagai mitra pemerintah.

“Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu bertindak dan berkontribusi untuk Indonesia yang kita cintai,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Rakerkonas APINDO ke-33 berlangsung selama tiga hari, dari 28 hingga 30 Agustus 2024, diikuti oleh 567 pengusaha dari 32 provinsi di Indonesia. Acara ini juga diisi dengan kehadiran 40 tenant UMKM sebagai bentuk dukungan APINDO terhadap UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Lainnya:

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Berita Terbaru