MALANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Malang bersama Polres Malang memperketat pengawasan transportasi wisata menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Fokus utama diarahkan pada keselamatan jeep wisata yang melayani perjalanan ke kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS), destinasi unggulan yang selalu dipadati wisatawan saat musim liburan.
Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., didampingi Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S., S.H., S.I.K., M.H., melakukan ramp check secara bertahap terhadap armada jeep wisata di fasilitas KIR LLAJ Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar, M.Si., jajaran kepala perangkat daerah terkait, camat, serta Forkopimcam Singosari.
Sebanyak kurang lebih 400 unit jeep wisata dijadwalkan mengikuti pemeriksaan teknis menyeluruh. Ramp check meliputi kelayakan mesin, sistem pengereman, lampu, ban, hingga kelengkapan keselamatan penumpang. Polres Malang menggandeng Dinas Perhubungan untuk memastikan seluruh proses uji berjalan sesuai standar keselamatan transportasi.
Bupati Malang menegaskan, ramp check menjadi langkah preventif untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas di jalur wisata Bromo yang memiliki medan ekstrem. “Program ramp check ini merupakan inisiatif Kapolres Malang sebagai upaya pencegahan untuk mengurangi dan mengeliminasi risiko kecelakaan, khususnya angkutan wisata jeep menuju kawasan Bromo–Tengger–Semeru,” ujar Sanusi.
Menariknya, seluruh proses ramp check dilaksanakan tanpa dipungut biaya. Selain itu, setiap jeep yang dinyatakan lolos pemeriksaan wajib terdaftar dalam program asuransi. Kendaraan yang memenuhi standar akan diberikan stiker khusus sebagai tanda kelayakan operasional.
Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo menekankan pentingnya perlindungan bagi wisatawan. “Kami mendorong seluruh jeep wisata BTS agar menjalani uji kelayakan dan ter-cover asuransi. Dengan begitu, penumpang mendapat jaminan keselamatan selama perjalanan,” katanya.
Menurut Sanusi, kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pengemudi dan pengelola jeep wisata terhadap aspek keselamatan. “Kepercayaan wisatawan terhadap layanan transportasi wisata di Kabupaten Malang harus terus dijaga. Ramp check ini kami dorong menjadi agenda berkelanjutan,” tegasnya.
Langkah kolaboratif Pemkab Malang dan Polres Malang ini dinilai strategis untuk memastikan pariwisata Bromo tetap aman, tertib, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan rasa aman bagi wisatawan selama periode libur panjang Nataru.








