Ratusan Sopir Truk Blokade Jalan Depan DPRD Kendal, Protes Aturan ODOL

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar 100 sopir truk menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Kendal, Jumat (20/6/2025), memprotes kebijakan ODOL (Over Dimension Over Loading). | Dok Foto Ho/ RadarBangsa

Sekitar 100 sopir truk menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Kendal, Jumat (20/6/2025), memprotes kebijakan ODOL (Over Dimension Over Loading). | Dok Foto Ho/ RadarBangsa

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Sekitar 100 sopir truk menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kendal, tuntut keadialan, Jumat 20/6/2025.

 

Dalam aksinya, para sopir memarkirkan truk mereka di sepanjang jalan, menyebabkan kemacetan parah di sekitar lokasi. Deretan truk tersebut membentang hingga sekitar 500 meter.

 

Beberapa truk terlihat membawa poster-poster bernada protes. Di antaranya bertuliskan

 

“Dipaksa Sehati di Negara yang Sakit” serta tagar TolakAturanODOLAsu. Aksi ini sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan ODOL (Over Dimension Over Loading), yakni aturan yang membatasi dimensi dan beban kendaraan angkutan.

 

Koordinator aksi, Aji, menyebut kemarahan para sopir dipicu oleh ketidakadilan dalam pelaksanaan aturan tersebut. Ia menyoroti keberadaan angkutan lain seperti bus malam yang tetap membawa muatan, sementara truk mendapat pembatasan.

 

“Kami tidak menyalahkan ekspedisi. Kami hanya ingin sopir truk juga dihargai. Yang bawa muatan itu siapa?” tegas Aji di tengah aksi.

 

Dalam aksinya, para sopir menyampaikan empat tuntutan utama kepada pemerintah dan instansi terkait:

 

Pembatalan aturan tentang ODOL yang dinilai merugikan sopir. Pencabutan larangan penggunaan tajuk dan krodong.

 

Penutupan jembatan timbang yang dianggap menjadi sumber pungutan liar.

 

Sosialisasi regulasi muatan kepada pengusaha, agar tarif angkutan disesuaikan dengan kapasitas yang ditetapkan pemerintah.

 

Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi, turun langsung ke lokasi didampingi Kapolres Kendal. Ia mengatakan bahwa persoalan ini telah menjadi isu nasional dan pemerintah tengah mencari solusi terbaik.

 

“Kami persilakan para pendemo menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai di ruang DPRD,” ujar Benny. Ia juga meminta agar massa aksi memberi ruang bagi pengguna jalan lainnya.

 

Aksi para sopir berlangsung tertib. Mereka mengikuti imbauan petugas dengan membuka sebagian jalan agar lalu lintas tetap berjalan.

 

Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, turut menemui massa dan menyatakan siap menerima perwakilan sopir untuk berdialog.

 

“Kami terbuka untuk diskusi. Silakan masuk melalui perwakilan,” kata Mahfud.

 

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian, Satpol PP, serta petugas keamanan lainnya untuk memastikan ketertiban.

 

 

 

 

Lainnya:

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Berita Terbaru