Rehabilitasi Meningkat, Malang Cari Duta Anti Narkoba Baru

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para finalis Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang 2025 saat mengikuti malam puncak grand final. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Para finalis Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang 2025 saat mengikuti malam puncak grand final. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Malang kembali memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba seiring meningkatnya jumlah warga yang menjalani rehabilitasi dalam dua tahun terakhir. Penguatan itu salah satunya diwujudkan melalui Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang 2025 yang digelar di Pendopo Agung, Sabtu (6/12) petang. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si, hadir mewakili Bupati Malang.

Data BNN Kabupaten Malang menunjukkan tren yang memerlukan perhatian serius. Sepanjang 2024, tercatat 133 warga menjalani rehabilitasi akibat penyalahgunaan narkoba. Angka itu kembali meningkat menjadi 152 orang hanya dalam periode Januari–Juni 2025. Dari jumlah tersebut, mayoritas berada pada rentang usia produktif, bahkan 13 di antaranya merupakan anak di bawah umur.

Kondisi ini mendorong pemerintah daerah menempatkan generasi muda sebagai sasaran utama kampanye P4GN. Sekda Budiar menegaskan, duta anti narkoba dibutuhkan sebagai jembatan edukasi agar pesan bahaya narkoba lebih mudah diterima oleh kelompok remaja. “Kita fokus kepada Gen Z, baik pelajar maupun mahasiswa. Mereka bukan hanya penerus pembangunan, tetapi juga figur yang didengar oleh teman sebaya,” ujarnya.

Mengusung tema “Muda Berdaya Tanpa Narkoba”, para finalis tidak hanya dinilai dari penampilan dan kecakapan berkomunikasi. Mereka juga mengikuti pembekalan tentang bahaya narkotika, teknik penyuluhan, hingga cara membangun kampanye kreatif di lingkungan masing-masing. Pemerintah berharap pendekatan ini melahirkan kader muda yang mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dari level paling dasar.

“Nilai-nilai ini harus terus hidup dalam diri para finalis. Duta Anti Narkoba bukan sekadar gelar, tetapi tanggung jawab sosial,” kata Sekda Budiar. Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, BNN, dan paguyuban duta menjadi kunci untuk memperluas jangkauan kampanye.

Seorang panitia mengatakan bahwa ajang ini dirancang bukan sekadar seremonial. “Kami ingin anak muda tampil sebagai motor perubahan. Mereka ini punya pengaruh besar di sekolah dan komunitas,” ujarnya.

Sekda Budiar pun menutup sambutannya dengan pesan motivatif kepada para finalis. “Jadilah cahaya di tengah situasi yang mengkhawatirkan ini. Bawa semangat ‘Muda Berdaya Tanpa Narkoba’ ke mana pun kalian pergi,” tegasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru