Sabet Penghargaan PWI Jatim, Gus Fawait Persembahkan Layanan Publik untuk Warga Jember

Sabtu, 18 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Upaya Pemerintah Kabupaten Jember membenahi layanan publik mendapat pengakuan di tingkat provinsi. Bupati Jember, Gus Fawait, menerima penghargaan sebagai Tokoh Daerah Peningkatan Layanan Publik dalam puncak Hari Pers Nasional 2026 dan HUT PWI Jawa Timur ke-80 di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (16/4/2026).

Penghargaan ini dinilai penting karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari layanan kesehatan, administrasi kependudukan, hingga akses pengaduan warga. Di tengah tuntutan birokrasi cepat dan mudah, inovasi pelayanan menjadi kebutuhan nyata yang langsung dirasakan publik.

Menanggapi penghargaan tersebut, Gus Fawait menyebut apresiasi dari PWI Jatim sebagai dorongan moral bagi jajaran Pemkab Jember untuk bekerja lebih keras.

“Alhamdulillah, terima kasih PWI Jawa Timur. Penghargaan ini adalah vitamin bagi kami untuk bekerja lebih giat. Ini bukan sekadar seremoni, tapi tanggung jawab untuk terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Gus Fawait.

Ia menjelaskan, salah satu program unggulan yang mendorong perubahan adalah Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Melalui skema ini, warga Jember, terutama masyarakat kurang mampu, dapat mengakses pengobatan gratis di rumah sakit hanya dengan menunjukkan KTP.

Selain itu, Pemkab Jember menjalankan program Peta Cinta atau Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan. Kebijakan ini memangkas antrean dan biaya transportasi warga karena pengurusan KTP maupun KK tidak lagi harus ke pusat kota.

Bagi masyarakat desa dan wilayah pinggiran, layanan ini memberi dampak besar karena urusan dokumen menjadi lebih cepat, dekat, dan hemat waktu. Pemerintah juga memastikan ketersediaan blangko KTP di kecamatan agar pelayanan tidak tersendat.

Inovasi lain yang mendapat perhatian adalah Wadul Gus’e, kanal komunikasi langsung antara warga dan kepala daerah. Melalui layanan ini, masyarakat bisa menyampaikan keluhan, kritik, maupun usulan tanpa birokrasi berbelit.

Menurut Gus Fawait, seluruh capaian tersebut bukan kerja satu orang, melainkan hasil gotong royong seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh rakyat dan jajaran Pemkab Jember. Ini adalah langkah bersama kita menuju Jember Baru, Jember Maju,” pungkasnya.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru