LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polres Lamongan menggelar apel penyambutan dan pelepasan Kapolres di halaman Mapolres Lamongan, Jumat (16/1), menandai berakhirnya masa tugas AKBP Agus Dwi Suryanto dan resmi dilantiknya AKBP Arif Fazlurrahman sebagai pemimpin baru.
Apel dihadiri seluruh anggota Polres Lamongan, termasuk Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, ASN, hingga PHL. Acara dibuka dengan penampilan Tari Boran, simbol kearifan lokal Lamongan, sebelum dilanjutkan farewell parade dan perkenalan pejabat utama kepada Kapolres baru.
Setelah itu, setiap satuan melaporkan kesiapan dan kegiatan kepada pimpinan baru sebagai bagian dari tradisi serah terima tugas.
AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat seluruh keluarga besar Polres Lamongan.
“Saya memohon dukungan dan kerja sama seluruh personel untuk melanjutkan kepemimpinan yang telah dibangun oleh Kapolres sebelumnya. Semoga kita bersama dapat menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Lamongan,” ujarnya.
Kapolres baru juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung tugas kepolisian agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Sementara itu, AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., mengucapkan terima kasih atas dukungan anggota selama masa kepemimpinan delapan bulan.
“Apabila terdapat tutur kata atau tindakan saya yang kurang berkenan, saya mohon maaf. Semoga seluruh personel tetap kompak dan memberikan dukungan penuh kepada Kapolres baru,” ucapnya. Di akhir sambutannya, ia mendoakan keselamatan dan perlindungan bagi seluruh anggota Polres Lamongan.
Prosesi apel ditutup dengan pelepasan AKBP Agus Dwi Suryanto beserta Ibu Ketua Bhayangkari sebagai tanda penghormatan atas pengabdian mereka.
Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menjelaskan tradisi ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga wujud syukur dan doa kepada pejabat lama dan baru.
“Acara ini bertujuan mendoakan kesuksesan dan kelancaran tugas pengabdian kepada masyarakat bagi kedua pejabat,” katanya.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








