Satpolairud Polres Lamongan Tanggap Tangani Laporan Perahu Nelayan Tak Kembali, Dua Awak Selamat

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Awak  nelayan tiba di Desa Paciran, Lamongan, Senin (9/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Dua Awak nelayan tiba di Desa Paciran, Lamongan, Senin (9/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Satpolairud Polres Lamongan merespons cepat laporan masyarakat terkait perahu nelayan Sinar Laut yang sempat dilaporkan belum kembali setelah melaut di perairan utara Kranji, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Peristiwa yang terjadi pada 8–9 Februari 2026 itu berakhir aman, seluruh awak kapal dinyatakan selamat.

Perahu Sinar Laut dinakhodai M (63) bersama satu anak buah kapal ES (43). Keduanya berangkat melaut pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB untuk mencari ikan di perairan utara Kranji dengan jarak sekitar 11 mil dari garis pantai Paciran.

Namun hingga pukul 17.00 WIB, perahu tersebut belum kembali. Padahal, dalam kondisi normal, para nelayan biasanya sudah tiba di darat sekitar pukul 09.00 WIB. Keterlambatan ini membuat pihak keluarga dan warga setempat khawatir, lalu melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Laporan diterima Satpolairud Polres Lamongan pada Senin (9/2/2026). Pada hari yang sama sekitar pukul 09.00 WIB, seorang nelayan berinisial W menemukan perahu Sinar Laut bersama dua awaknya dalam kondisi terapung di perairan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Nelayan tersebut segera memberikan pertolongan dan membantu membawa perahu beserta awak kapal kembali menuju Desa Paciran. Sekitar pukul 13.00 WIB, perahu Sinar Laut tiba di Paciran dan kedua awak kapal dipastikan dalam keadaan sehat dan selamat.

Satpolairud Polres Lamongan melakukan quick response dengan berkoordinasi bersama Ketua RN Paciran serta instansi terkait guna memastikan keselamatan nelayan dan situasi perairan tetap aman dan kondusif.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd. mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang laut sebelum melaut. Nelayan juga diminta memastikan kelengkapan alat keselamatan serta sarana komunikasi di atas kapal.

“Apabila terjadi keadaan darurat di laut, segera laporkan ke pihak berwenang melalui Call Center 110. Polres Lamongan berkomitmen memberikan pelayanan cepat dan responsif demi keselamatan masyarakat, khususnya nelayan di wilayah perairan Lamongan,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru