Sembilan Remaja Terjaring Razia Balap Liar di Lamongan

Selasa, 25 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satlantas mengamankan pelaku saat razia balap liar di Desa Kebalandono. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Satlantas mengamankan pelaku saat razia balap liar di Desa Kebalandono. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Satuan Lalu Lintas Polres Lamongan kembali menyasar aksi balap liar yang kerap memicu keresahan warga di jalur nasional Lamongan–Babat. Dalam operasi yang digelar Minggu malam (23/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB, petugas mengamankan sembilan remaja yang diduga hendak memulai balapan di kawasan Desa Kebalandono.

Para remaja itu ditemukan tengah berkumpul dengan tiga sepeda motor modifikasi yang diduga disiapkan untuk balapan. Seluruh kendaraan langsung disita di lokasi sebagai bagian dari Operasi Zebra Semeru 2025, yang kini digencarkan untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas dan potensi kecelakaan fatal.

Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP I Made Jata Wiranegara, mengatakan razia dilakukan setelah warga melapor adanya suara bising dan gerombolan remaja yang memadati bahu jalan. “Tim bergerak cepat karena lokasi tersebut berulang kali dijadikan arena kebut-kebutan. Kondisinya gelap dan jalurnya lurus, sehingga sangat berbahaya,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh pengendara yang terlibat akan dikenai sanksi tilang, termasuk pemilik motor yang terbukti melakukan modifikasi tidak standar. “Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban jiwa. Penegakan ini harus konsisten agar jalan nasional tetap aman bagi pengguna lain,” kata AKP Jata.

Dalam proses pembinaan, orang tua para remaja ikut dipanggil untuk mendapatkan penjelasan mengenai risiko balap liar dan pentingnya pengawasan keluarga. Seorang warga Kebalandono, Suroto (48), menilai langkah cepat polisi patut diapresiasi. “Kalau dibiarkan, kecelakaannya bukan hanya mereka, tapi bisa mengenai orang lain,” ujarnya.

AKP Jata menegaskan Operasi Zebra tetap mengutamakan edukasi. “Kami ingin membangun kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab semua pihak,” tandasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Berita Terbaru