JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Dukungan kepada Erick Thohir setelah dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2025–2029 terus berdatangan. Salah satunya datang dari anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama.
Senator yang akrab disapa Ning Lia itu menyampaikan harapannya agar Erick mampu menghadirkan gebrakan baru, baik di bidang kepemudaan maupun olahraga nasional. Menurutnya, posisi Menpora tidak hanya soal prestasi di lapangan, melainkan juga menyangkut pembangunan karakter generasi muda.
“Semoga amanah yang diemban dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi Indonesia,” ujar Lia dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/9).
Erick Thohir bukanlah nama asing dalam pemerintahan maupun dunia olahraga. Sebelum dipercaya Presiden untuk memimpin Kementerian Pemuda dan Olahraga, ia menjabat sebagai Menteri BUMN. Di luar itu, rekam jejaknya di dunia olahraga terbilang panjang: mulai dari kepemilikan klub sepak bola internasional hingga keberhasilan menggelar Asian Games 2018 di Jakarta–Palembang.
Modal pengalaman tersebut membuat banyak kalangan menaruh ekspektasi tinggi. Erick diharapkan dapat memperbaiki tata kelola olahraga, memperkuat pembinaan atlet muda, sekaligus membuka ruang partisipasi generasi milenial dan Gen Z dalam pembangunan bangsa.
Ucapan selamat dari Lia Istifhama menjadi catatan tersendiri. Sebagai senator, ia dikenal aktif menyuarakan isu kepemudaan, pendidikan, dan kebangsaan. Kehadirannya dalam kancah politik nasional sering dikaitkan dengan sosok perempuan yang konsisten memperjuangkan aspirasi daerah.
Dengan memberi apresiasi kepada Erick, Lia sekaligus menyuarakan dukungan dari basis konstituennya di Jawa Timur agar sektor kepemudaan dan olahraga mendapat perhatian serius dalam kabinet baru. “Kita semua ingin melihat anak muda Indonesia menjadi generasi tangguh yang siap bersaing di tingkat global,” tambahnya.
Tantangan yang dihadapi Erick sebagai Menpora tidaklah ringan. Selain mendorong prestasi olahraga, kementeriannya juga dituntut menciptakan program strategis untuk pemberdayaan pemuda. Agenda ini mencakup pendidikan karakter, peningkatan keterampilan, hingga perluasan lapangan kerja berbasis kreativitas.
Pengamat menilai, dukungan tokoh daerah seperti Lia bisa menjadi modal sosial bagi Erick dalam merancang kebijakan yang lebih inklusif. Pasalnya, masukan dari senator DPD kerap mewakili kepentingan daerah yang selama ini belum terserap maksimal di tingkat pusat.
Meski baru dilantik, publik sudah menunggu langkah awal Erick. Sejumlah agenda mendesak menanti, mulai dari persiapan Indonesia di ajang olahraga internasional hingga pembenahan ekosistem olahraga nasional.
Lia menutup pesannya dengan optimisme bahwa Erick Thohir dapat menjawab harapan besar masyarakat. “Kita percaya beliau punya pengalaman dan visi yang kuat. Saatnya membuktikan bahwa olahraga bisa menjadi jalan menuju kejayaan bangsa,” pungkasnya.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








