Senator DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Diganjar Mustika Selendang Emas atas Kiprahnya Lestarikan Budaya Nusantara

Senin, 20 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama (Foto Pribadi)

Senator DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama (Foto Pribadi)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, kembali memperoleh pengakuan nasional atas dedikasinya dalam melestarikan budaya Nusantara. Tokoh yang akrab disapa Ning Lia ini menerima Award Nusantara Kemilau Emas 2025 bertajuk “Talent dan Pengageng Pelestari Seni Budaya Nusantara” Mustika Selendang Emas, dalam acara yang digelar di Empire Palace, Surabaya, pada Minggu (21/10/2025).

Penghargaan tersebut diberikan oleh Yayasan Pasopati Cakra Nusantara, yang menaungi sejumlah budayawan dari berbagai daerah. Ketua Penyelenggara, Nambi Rajasa Rasendriya Raya, menjelaskan bahwa penghargaan ini ditujukan kepada tokoh-tokoh yang dinilai konsisten menjaga dan mengembangkan warisan seni serta budaya Indonesia di tengah tantangan globalisasi.

“Senator Lia Istifhama kami pandang sebagai sosok ibu yang cerdas, religius, sekaligus memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian nilai-nilai budaya. Beliau mampu mengintegrasikan tradisi dan semangat modernitas, terutama dalam pembinaan generasi muda,” ujar Nambi dalam sambutannya.

Sebagai tokoh perempuan yang sering dijuluki “Ning Senayan”, Lia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kebudayaan di Jawa Timur maupun tingkat nasional. Ia kerap menampilkan pendekatan yang membumi, dekat dengan masyarakat, serta menonjolkan nilai-nilai kearifan lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Lia menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan itu bukan hanya bentuk apresiasi pribadi, tetapi juga dorongan agar perempuan Indonesia semakin berperan dalam menjaga identitas budaya bangsa.

“Menjadi ibu berarti menjadi penjaga nilai. Budaya adalah jati diri yang harus kita rawat bersama. Perempuan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai luhur melalui keteladanan dan pendidikan karakter di keluarga,” tutur Lia seusai menerima penghargaan.

Ia menegaskan, di tengah perkembangan era digital yang serba cepat, pelestarian budaya lokal menjadi kunci dalam memperkuat karakter bangsa. Nilai-nilai kearifan lokal, menurutnya, tidak boleh luntur oleh arus modernisasi, tetapi justru perlu diadaptasi agar tetap relevan dengan zaman.

“Budaya tidak boleh hanya dipandang sebagai peninggalan masa lalu. Kita harus mampu menjadikannya sumber kekuatan peradaban. Ketika para ibu menanamkan nilai luhur di rumah, sesungguhnya mereka sedang menyiapkan masa depan bangsa,” ujar Lia.

Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, Lia Istifhama memang dikenal aktif memperjuangkan pelestarian budaya melalui kegiatan edukatif dan sosial. Ia sering terlibat dalam program penguatan karakter generasi muda berbasis budaya, termasuk kegiatan literasi dan digitalisasi kearifan lokal.

Melalui kiprahnya itu, Lia berupaya menunjukkan bahwa nilai budaya bukan sekadar simbol masa silam, melainkan fondasi moral dan spiritual yang harus dijaga di tengah perubahan zaman. Komitmen tersebut kini kembali mendapatkan pengakuan melalui penghargaan Mustika Selendang Emas 2025, yang menjadi penegasan atas peran penting perempuan dalam menjaga warisan budaya bangsa.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru