Sidak Bupati Subandi: UMKM Topi Sidoarjo Sepi Order Lokal

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo Subandi saat sidak ke perajin topi di Desa Punggul, Jumat (24/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo Subandi saat sidak ke perajin topi di Desa Punggul, Jumat (24/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Inspeksi mendadak (sidak) Bupati Sidoarjo H. Subandi ke sentra perajin topi di Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Jumat (24/4/2026), mengungkap persoalan serius: produk lokal kalah di pasar sendiri. Di tengah ribuan sekolah di Sidoarjo, pesanan justru didominasi dari luar daerah.

Temuan ini memunculkan ironi dalam rantai ekonomi lokal. Potensi pasar internal yang besar belum terhubung dengan pelaku UMKM, sehingga perputaran ekonomi daerah tidak optimal dan berdampak langsung pada pendapatan perajin.

“Kita punya lebih dari seribu sekolah. Seharusnya ini jadi pasar utama UMKM lokal, bukan malah didominasi pesanan luar daerah,” tegas Subandi saat meninjau Master Konveksi.

Menurutnya, rendahnya serapan produk lokal bukan sekadar persoalan pemasaran, tetapi juga lemahnya sinergi antarinstansi. Ia menilai perlu intervensi kebijakan agar belanja kebutuhan sekolah bisa berpihak pada pelaku usaha lokal.

Pemkab Sidoarjo, lanjut Subandi, akan segera memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta para kepala sekolah. Langkah ini untuk mendorong penggunaan produk UMKM lokal, khususnya perlengkapan sekolah seperti topi.

“Kalau belanja di UMKM sendiri, dampaknya langsung terasa ke ekonomi warga. Ini yang harus kita dorong,” ujarnya.

Selain membuka akses pasar, Pemkab juga menyiapkan solusi konkret berupa pendampingan perizinan usaha. Legalitas dinilai menjadi pintu masuk bagi UMKM untuk mendapatkan akses permodalan dan program bantuan pemerintah.

“Izin UMKM akan kita bantu dan kawal. Dengan legalitas, mereka bisa naik kelas dan lebih mudah berkembang,” tegasnya.

Subandi juga mengakui, sistem perizinan berbasis online belum sepenuhnya dimanfaatkan pelaku UMKM. Karena itu, pendampingan teknis akan diperkuat agar proses lebih cepat dan tidak membingungkan pelaku usaha kecil.

Sementara itu, Fuad, pemilik Master Konveksi, mengaku kesulitan menembus pasar lokal meski sudah mencoba menawarkan produk ke sekolah-sekolah. “Sering diminta contoh, tapi tidak ada kelanjutan pesanan,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat menjembatani kebutuhan sekolah dengan produk UMKM lokal. Dengan intervensi kebijakan dan pendampingan nyata, pelaku usaha berharap bisa menjadi tuan rumah di daerah sendiri.

“Kalau pasar lokal terbuka, kami pasti bisa berkembang,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru