Sidak Pasar Lamongan Jelang Ramadhan: Stok Aman, Cabai Rawit Naik

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satgas Saber Pangan Polres Lamongan saat sidak harga bahan pokok di pasar tradisional, Jumat (6/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Satgas Saber Pangan Polres Lamongan saat sidak harga bahan pokok di pasar tradisional, Jumat (6/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Menjelang bulan suci Ramadhan, Tim Satgas Sapu Bersih (Saber) Pangan Polres Lamongan bersama Disperindag dan Tim Ketahanan Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional. Hasilnya, stok bahan pokok dinilai aman untuk satu bulan ke depan, meski harga cabai rawit mengalami kenaikan.

Sidak dilakukan di Pasar Sidoharjo, Kabupaten Lamongan, pada Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang meningkatnya permintaan selama Ramadhan.

Kepala Satgas Saber Polres Lamongan AKP Rizky Akbar Kurniadi melalui Ketua Tim Saber Satreskrim Polres Lamongan, Ipda Lizma Ramadhana, menyampaikan bahwa secara umum 14 komoditas pangan utama masih berada pada harga terjangkau.

“Untuk stok satu bulan ke depan masih aman. Namun ada kenaikan cukup signifikan pada cabai rawit karena curah hujan tinggi. Saat ini berkisar Rp80 ribu per kilogram dan kami upayakan bisa ditekan hingga Rp60 ribu,” kata Ipda Lizma saat ditemui di lokasi sidak.

Dalam sidak tersebut, tim juga menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan kelangkaan Minyakkita. Berdasarkan pengecekan langsung, Ipda Lizma memastikan pasokan tetap tersedia dan harga sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

“Beberapa pedagang sudah menerima suplai langsung dari Bulog. Harga di tingkat pengecer kami temukan Rp15.700 per liter, sesuai ketentuan,” ujarnya didampingi Kepala Disperindag Lamongan, Anang Taufik.

Adapun hasil pemantauan harga di pasar tradisional Lamongan antara lain beras premium Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.000 per kilogram, gula pasir Rp16.000 per kilogram, daging sapi Rp120.000 per kilogram, daging ayam ras Rp38.000 per kilogram, serta telur ayam ras Rp28.000 per kilogram. Harga cabai rawit merah tercatat Rp65.000 per kilogram, sementara cabai merah keriting Rp28.000 dan cabai merah besar Rp25.000 per kilogram.

Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian menegaskan akan terus melakukan pengawasan rutin guna mencegah penimbunan dan spekulasi harga. “Kami ingin masyarakat menjalani Ramadan dengan tenang, tanpa kekhawatiran soal stok dan harga pangan,” pungkas Ipda Lizma.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru